Beranda Pagaralam Tidak Cukup Bukti, Polisi SP3kan Kasus Pers Plat Merah

Tidak Cukup Bukti, Polisi SP3kan Kasus Pers Plat Merah

41
0

SumselNew co.id Pagaralam | Setelah melalui proses yang cukup panjang,  karena tidak cukup bukti akhirnya pihak Kepolisian menghentikan kasus pelapor pers plat merah.

Hal ini menindaklanjuti hasil gelar perkara Polda Sumsel tertanggal 16 Februari lalu, atas laporan Alkahfi terhadap Ketua DPRD Kota Pagaralam,  yang diduga telah mencemarkan atau merendahkan insan pers.

Kapolres Kota Pagaralam AKBP Dolly Gumara,SIK membenarkan pihaknya telah mengeluarkan Surat Pengehentian Penyidikan Perkara (SP3) terhadap laporan kasus pers plat merah.

“Kedua belah pihak sudah di undang, masalah ini hanya miskomunikasi saja, dan kedua belah pihak sudah saling memaafkan,”ungkap Kapolres AKBP Dolly Gumara,SIK Rabu (10/03/2021).

Lanjutnya, pertemuan kedua belah pihak difasilitasi oleh Polres Pagaralam di ruang Pidkor Mapolres Pagaralam.

“Karena tidak cukup bukti untuk dilanjutkan ke proses hukum selanjutnya,  kami memfasilitasi kedua belah pihak bertemu untuk islah,”jelasnya.

Ketua DPR Kota Pagaralam Jenni Shandiah SE,MH di dampingi Kuasa hukum nya Etal Pargas SH,MH mengatakan,  tuduhan yang dialamatakn kepada dirinya tidak cukup bukti dan tidak memenuhi unsur pidana.

“Dalam permasalahan ini,  tidak ada istilah damai dalam kasus ini semua berjalan sesuai dengan prosudur yang ada,” tuturnya.

Disisii ain Alkafi selaku pelapor atas postingan Ketua DPRD Jenni Shandiyah terkait Pers Pelat Merah di akun facebook milik pribadinya beberapa bulan yang lalu memgatakan permasalahan tersebut sudah selesai dan saling memaafkan.

“Saya atas nama pribadi meminta maaf atas kasus tersebut,”ungkapnya.

Terlepas ada orang di belakang saya selama ini saya akan menyelesaikannya sendiri,”aku sudah sakit kepala, saya mau tenang dengan keluargaku,”pungkasnya. (Mr)

Tanggal Update on 10 Maret 2021 by admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here