Sumselnews.co.id Muara Enim | Plt Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni, M.Si. mendampingi Kunjungan Kerja Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saifullah Yusuf dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Dr Amalia Adininggar Widyasanti, di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Kota Palembang, Minggu (28/6).
Agenda utama kunker tersebut adalah meninjau langsung pelaksanaan pendataan door-to-door Sensus Ekonomi 2026.
Acara ini turut dihadiri langsung Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru, serta sejumlah bupati dan walikota se-Sumatera Selatan yang berkomitmen menyelaraskan program pembangunan daerah.
Di sela-sela kegiatan, Plt Bupati Sumarni menegaskan Kabupaten Muara Enim siap untuk mengawal dan menyukseskan jalannya Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Sumatera Selatan, khususnya di Bumi Serasan Sekundang.
Keseriusan ini dibuktikan dengan kesiapan matang dari jajaran pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan seluruh pelaku usaha terdata dengan akurat.
Langkah ini dinilai krusial mengingat data yang dihasilkan akan menjadi kompas utama dalam menentukan arah kebijakan ekonomi makro maupun mikro ke depan.
Untuk mendukung kelancaran pemetaan tersebut, Plt Bupati mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Muara Enim telah menyiapkan sebanyak 554 petugas lapangan yang kompeten.
Seluruh petugas tersebut dipastikan telah mendapatkan pembekalan dan pelatihan intensif dari BPS agar cakap dalam melakukan pendataan di lapangan.
Ia pun menginstruksikan kepada seluruh petugas untuk senantiasa menjaga integritas tinggi dan profesionalitas dalam mengumpulkan data dari rumah ke rumah.
Lebih lanjut, Plt.Bupati memaparkan Kabupaten Muara Enim memiliki potensi ekonomi yang sangat besar dengan sebaran mencapai 48 ribu unit usaha. Sektor-sektor usaha ini memiliki kontribusi signifikan dengan menyumbang sebesar 17,45 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Sumatera Selatan.
Angka tersebut sekaligus mengukuhkan posisi Kabupaten Muara Enim sebagai daerah penyumbang PDRB tertinggi kedua di tingkat provinsi, yang menjadikannya sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi regional.
Mengingat besarnya potensi tersebut, Plt. Bupati mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pelaku usaha yang akan menjadi responden, untuk memberikan data yang jujur, kooperatif, dan terbuka saat didatangi petugas.
Keakuratan data sangat penting agar program jaring pengaman sosial maupun stimulus ekonomi dari pemerintah dapat dikucurkan secara tepat sasaran demi keberlanjutan pembangunan daerah yang berkeadilan.
Plt Bupati memberikan jaminan tegas bahwa seluruh data yang diberikan oleh masyarakat dan badan usaha akan dijaga ketat kerahasiaannya oleh undang-undang.
Ia juga meluruskan kekhawatiran publik dengan menegaskan bahwa pendataan Sensus Ekonomi ini murni untuk kepentingan pemetaan pembangunan dan sama sekali tidak berkaitan dengan urusan perpajakan.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu mendukung kesuksesan Sensus Ekonomi 2026 demi terwujudnya kesejahteraan yang merata. (Alhamd)






