Sumselnews.co.id – Meranjat Ilir, Ogan Ilir | Keseriusan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat kembali dibuktikan. Menjelang pelaksanaan Lomba Posyandu Bidang Kesehatan, Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta Lomba Kader Posyandu Berprestasi yang akan digelar pada Selasa, 28 Juli 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir melakukan pembinaan langsung di Posyandu Kenanga, Desa Meranjat Ilir, Kecamatan Indralaya Selatan, Jumat.(24/7/2026).
Kegiatan pembinaan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, drg. Suryadi Muchzal, M.Kes, bersama Ketua Bidang IV TP-PKK Kabupaten Ogan Ilir, Ny. Deasy Kattarina Suryadi. Turut mendampingi Kabid Kesehatan Masyarakat Hj. Yanti, SKM, M.Kes, M.Si, tim pembina dari Seksi Promosi dan Pemberdayaan yang diketuai Subkoordinator Henny, SKM, M.Kes beserta anggota, Kepala Puskesmas Tebing Gerinting Misdiana, SKM bersama staf, serta Kepala Pustu Meranjat, Apriani, SKM.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala Desa Meranjat Ilir Ikmal Saman, SE, Ketua TP-PKK Desa Dewi, perangkat desa, bidan desa, kader Posyandu, hingga kader PHBS yang telah mempersiapkan diri menghadapi penilaian.
Pembinaan ini tidak hanya bertujuan meninjau sejauh mana kesiapan Posyandu Kenanga dalam mengikuti perlombaan, tetapi juga memberikan evaluasi, motivasi, dan arahan agar seluruh aspek penilaian dapat dipenuhi secara maksimal. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan Desa Meranjat Ilir mampu tampil optimal dan membawa nama baik Kabupaten Ogan Ilir.
Berbagai persiapan telah dilakukan secara gotong royong. Kader Posyandu bersama bidan desa, perangkat desa, dan masyarakat bahu-membahu melengkapi administrasi, meningkatkan kompetensi kader, serta menata lokasi yang akan menjadi objek penilaian. Semangat kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan di tingkat kabupaten.
Dalam pembinaan tersebut, tim juga meninjau berbagai indikator yang akan menjadi fokus penilaian, mulai dari kelengkapan pembukuan administrasi, penguasaan 25 keterampilan dasar kader Posyandu, pelaksanaan kunjungan rumah, inovasi Posyandu, hingga implementasi program PHBS melalui kunjungan ke salah satu rumah sehat sebagai contoh pemberdayaan masyarakat.
Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Posyandu karena telah bertransformasi menjadi Posyandu Terintegrasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi bidang Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas), serta Bidang Sosial. Integrasi tersebut memperluas peran Posyandu yang kini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi pusat pelayanan masyarakat lintas sektor.
Kabupaten Ogan Ilir sendiri menjadi salah satu dari delapan kabupaten/kota di Sumatera Selatan yang telah teregistrasi oleh pemerintah pusat dalam implementasi Posyandu Terintegrasi 6 SPM. Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan hingga mampu menjadi contoh bagi daerah lain.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, drg. Suryadi Muchzal, M.Kes, berharap pembinaan ini mampu menyempurnakan seluruh kekurangan yang masih ada sehingga kesiapan Posyandu Kenanga semakin maksimal sebelum hari penilaian.
“Melalui pembinaan ini kami ingin memastikan seluruh persiapan benar-benar matang. Apa yang masih kurang segera dilengkapi sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai. Semangat kader, bidan desa, pemerintah desa, dan masyarakat hari ini menjadi modal besar untuk meraih prestasi terbaik,” ujarnya.
Antusiasme para kader Posyandu dan masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif berdiskusi, menerima masukan dari tim pembina, serta berkomitmen menyempurnakan seluruh aspek yang menjadi penilaian.
Dengan persiapan yang semakin matang serta dukungan penuh dari Dinas Kesehatan, TP-PKK, pemerintah desa, dan masyarakat, Desa Meranjat Ilir diharapkan mampu meraih hasil terbaik pada tiga kategori lomba tersebut. Lebih dari sekadar mengejar prestasi, keberhasilan ini diharapkan menjadi bukti bahwa pelayanan Posyandu yang berkualitas dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat, sekaligus mengantarkan Kabupaten Ogan Ilir melangkah ke tingkat Provinsi hingga Nasional.(12)






