Sumselnews.co.id Muara Enim | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim terus berupaya memperkuat ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan produktif. Salah satunya diwujudkan dengan menggelar panen raya melon di lahan ketahanan pangan Lapas Muara Enim.
Panen raya tersebut menjadi bukti bahwa lahan yang tersedia di lingkungan Lapas dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan komoditas pertanian produktif sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
Kegiatan panen diikuti jajaran petugas bersama warga binaan yang terlibat sejak proses penyemaian, penanaman, perawatan hingga pemanenan tanaman melon.
Kepala Lapas Kelas IIB Muara Enim Auliya Zulfahmi menyampaikan bahwa, melalui proses tersebut, program ketahanan pangan tidak hanya menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
“Melon dipilih sebagai salah satu komoditas unggulan karena memiliki nilai ekonomis dan dapat dikembangkan melalui metode budidaya yang efektif,” ujar Auliya, Jumat (28/8/2026).
Menurutnya, keberhasilan panen diharapkan dapat mendorong pengembangan komoditas pertanian lainnya sehingga pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Lapas semakin optimal.
“Program ketahanan pangan merupakan bagian penting yang terus dikembangkan di lingkungan Lapas,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Auliya, panen raya melon menjadi salah satu hasil nyata dari upaya memanfaatkan lahan yang ada untuk kegiatan produktif.
“Panen raya melon ini merupakan bukti bahwa program pembinaan kemandirian di Lapas Muara Enim terus berjalan dan memberikan hasil yang positif. Kami berharap keterampilan yang diperoleh warga binaan selama mengikuti kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” bebernya.
Selain mendukung ketahanan pangan, keterlibatan warga binaan dalam budidaya melon juga memberikan pengalaman langsung dalam bidang pertanian.
“Mereka dilatih untuk memahami setiap tahapan budidaya, sekaligus membangun sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama dan kemandirian,” terangnya.
Auliya mengatakan, program tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan dengan menghadirkan berbagai komoditas unggulan lainnya.
“Dengan optimalisasi lahan secara berkelanjutan, Lapas Muara Enim tidak hanya berupaya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga menciptakan kegiatan produktif yang memberikan manfaat bagi pembinaan warga binaan,” katanya.
Panen raya melon ini sekaligus menjadi langkah nyata Lapas Muara Enim dalam mendukung penguatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan sumber daya yang tersedia.
“Ke depan, pengembangan program pertanian diharapkan semakin produktif dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas,” pungkasnya. (Alhamd)






