Puncak HAN ke-42, Plt Bupati Muara Enim Hadirkan Kebahagiaan Bagi Anak

Sumselnews.co.id Muara Enim | Puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Muara Enim yang digelar di Balai Agung Serasan Sekundang, Rabu (2/9/2026) berlangsung penuh kebahagiaan.

Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) menghadirkan sejumlah kejutan bagi anak-anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, sebagai bentuk perhatian sekaligus komitmen dalam memenuhi hak dan memberikan perlindungan kepada generasi penerus.

HAN ke-42 Tahun 2026 mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.” Tema tersebut mengajak seluruh pihak membuktikan kasih sayang kepada anak melalui tindakan nyata.

Dalam kesempatan itu, Plt Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni, M.Si. menyampaikan bahwa momentum HAN bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bahwa anak merupakan amanah sekaligus masa depan bangsa.

“Oleh karena itu, pemenuhan hak, perlindungan serta tumbuh kembang anak harus menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Sumarni.

Plt Bupati menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah ikut berpartisipasi membahagiakan anak-anak melalui dukungan dan pemberian berbagai hadiah berupa tablet hingga sepeda.

“Pada kesempatan ini, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dalam penyelenggaraan Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 di Kabupaten Muara Enim,” ujarnya.

Sumarni menegaskan, anak harus mendapatkan kesempatan untuk tumbuh di lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang, sekolah yang nyaman, serta lingkungan masyarakat yang aman dan peduli.

“Tantangan yang dihadapi anak juga semakin kompleks. Kekerasan, perundungan, perkawinan anak, anak putus sekolah, pekerja anak hingga berbagai risiko di ruang digital harus menjadi perhatian seluruh pihak,” tegasnya.

Untuk itu, Sumarni mengajak orang tua menjadi tempat pertama bagi anak untuk merasa aman dan didengar. Para guru juga diminta terus menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah dan bebas dari kekerasan.

Baca Juga  Permudah Akses Air Bersih, Pemkab Muara Enim Gelar Rapat Program HAMK 2023

Sementara masyarakat dan dunia usaha diharapkan memberikan dukungan nyata bagi tumbuh kembang serta masa depan anak-anak.

“Kepada masyarakat dan dunia usaha, mari kita berikan dukungan nyata bagi tumbuh kembang dan masa depan anak-anak kita,” ajaknya.

Pemkab Muara Enim sendiri terus berkomitmen mewujudkan Kabupaten Layak Anak. Sejak 2022, Kabupaten Muara Enim secara konsisten meraih Predikat Nindya.

Menurut Sumarni, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memenuhi hak dan memberikan perlindungan kepada anak. Namun, predikat tersebut bukanlah tujuan akhir sehingga kualitas pemenuhan hak anak harus terus ditingkatkan.

“Kita harus terus meningkatkan kualitas pemenuhan hak dan perlindungan anak, sehingga predikat yang telah diraih dapat terus ditingkatkan,” tegasnya.

Pada puncak HAN tersebut, Sumarni juga memberikan apresiasi kepada Forum Anak Serasan Sekundang yang selama ini menjadi wadah partisipasi anak. Ia berharap anak-anak Muara Enim terus berani menyampaikan aspirasi, menjadi pelopor kebaikan dan ikut menciptakan lingkungan yang ramah anak.

Sumarni turut mengapresiasi kinerja DPPPA Kabupaten Muara Enim, terutama dalam melakukan penjangkauan secara cepat terhadap kasus kekerasan perempuan dan anak.

“Terima kasih dan apresiasi atas pelaksanaan kinerja, termasuk gerak cepat penjangkauan kekerasan perempuan dan anak oleh DPPPA,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan kepada TP PKK Kabupaten Muara Enim yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut melalui pembukaan UMKM binaan PKK.

Pada kesempatan itu juga, Plt Bupati menyerahkan kartu pelajar dan bantuan peralatan sekolah
kepada anak-anak didik paket B dan kartu pelajar program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

 

Sementara itu, Kepala DPPPA Kabupaten Muara Enim H. Husin Aswadi, S.E., M.Si. mengatakan, pelaksanaan HAN ke-42 merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif dan ramah anak.

Baca Juga  Pj Bupati Muara Enim Terima Penghargaan Sahabat PWI

Husin menjelaskan, berbagai kegiatan telah digelar dalam rangkaian HAN ke-42, mulai dari lomba story telling tingkat SD, vokal solo tingkat SMP, lomba mewarnai tingkat TK dan anak berkebutuhan khusus, lomba video pencegahan perkawinan anak tingkat SMA/sederajat hingga talkshow Forum Anak Serasan Sekundang mengenai pencegahan perkawinan anak.

Selain menghadirkan ruang bagi anak untuk berkreasi dan berpartisipasi, rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan anak.

Berdasarkan data Januari hingga Agustus 2026, DPPPA Muara Enim mencatat terdapat 23 korban kekerasan terhadap perempuan, meningkat dibandingkan 12 korban pada periode yang sama tahun 2025.

Sementara korban kekerasan terhadap anak tercatat 17 korban, turun dari 20 korban pada Januari hingga Agustus 2025.

Husin menegaskan, perubahan angka tersebut perlu dilihat dari aspek pelaporan, penjangkauan dan pencegahan.

“Penurunan laporan kekerasan terhadap anak, misalnya, belum dapat dipastikan sebagai penurunan kejadian karena masih dimungkinkan terdapat kasus yang belum terlaporkan,” jelasnya.

Oleh karena itu, DPPPA Muara Enim terus memperkuat upaya pencegahan, pelaporan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Sejumlah upaya telah dilakukan, di antaranya sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang memerlukan perlindungan khusus di SD Negeri 22 Muara Enim, SD Negeri 9 Muara Enim, MIN 1 Muara Enim dan MIN 2 Muara Enim.
DPPPA juga melaksanakan Implementasi Strategi Daerah (STRADA) Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak dan Perkawinan Usia Kurang dari 19 Tahun pada 5 Agustus 2026 di Aula KLA DPPPA Kabupaten Muara Enim

Dalam kesempatan yang sama, Husin menyampaikan bahwa, DPPPA Kabupaten Muara Enim bersinergi
dengan SMA N 2 Muara Enim telah menjaring anak Usia 16-18 tahun yang putus sekolah untuk Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) SMA.

Baca Juga  Kades Beringin Berry Prabu Putra Bagikan Takjil Ramadan dan Buka Bersama

Penjaringan dan pendaftaran dimulai tanggal 10 Juli s.d.31 Juli 2026. Jumlah Peserta yang terjaring sebanyak 15 orang, namun yang dinyatakan lulus dalam
pendaftaran sebanyak 10 orang.

“Dengan adanya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, yang bersinergi dengan UPT SMA N 2
Muara Enim selaku mitra Pembelajaran Jarak Jauh SMA, diharapkan berhasil mengembalikan Anak yang
Putus sekolah sebanyak 10 Orang,” jelasnya.

Husin menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan HAN ke-42 tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Di antaranya PT Bukit Asam Tbk, PT Pama Persada Nusantara, Bank Sumsel Babel Cabang Muara Enim, PT Bank Perekonomian Rakyat Muara Enim, TP PKK Kabupaten Muara Enim, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, APSAI Kabupaten Muara Enim, FORKESI Kabupaten Muara Enim serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi.

“Melalui rangkaian kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026, diharapkan kesadaran dan kepedulian seluruh pihak semakin meningkat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan ramah bagi anak,” pungkasnya. (Alhamd)