MUBA  

Sira Mendesak BPK RI dan APH Turun Audit Dan Periksa Proyek Pasar Randik Sekayu.

Sumselnews.co.id|Muba- Ambruknya pagar pasaran di Sekayu yang baru saja dikerjakan belum lama dan belum difungsikan kembali disoroti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA).

Diketahui, ambruknya pagar pasar randik tersebut yaknj pada Selasa 11 Januari 2023, sekitar pukul 21.30 WIB. Pagar tersebut mendadak ambruk pada bagian tembok yang telah berdiri tegak setelah petir besar terjadi di wilayah Kecamatan Sekayu.

Roboh nya pagar dengan ketinggian 2 meter dan panjang 24 meter itu diawali dengan hujan lebat dan tiupan angin disertai petir.

Dihubungi, via telphone, kamis (12/1) Ketua lsm SIRA Rahmat Sandi Iqbal,SH mengatakan pihaknya mendesak pihak aparat penegak hukum (APH) serta BPK RI segera turun dan melakukan audit serta invetigasi terkait robohnya pagar pasar randik tersebut

“Dalam waktu dekat kami akan kembali melakukan aksi di Kejati mendesak agar pihak kejaksaan melalukan investigasi dan melakukan pemeriksaan kepada pihak pihak terkait,”ungkap sandi.

Dirinya menyebut, sejak awal pihaknya fokus menyoroti pembanguan pasar randik sekayu dimana pembanguan pasar tersebut menelan anggaran yang begitu besar yakni Rp. 4.648.452.000,00 bersumber dari bantuan gubernur (Bangub) atau dana bersifat khusus dari Provinsi Sumsel tahun 2022.

“Jelas indikasi, pembangunan pasar randik ada dugaan syarat penyimpangan, bagaimana tidak, belum difungsikan pagar sudah roboh.Kita pertayaankan kajian ilmiahnya bagaimana,? tegas sandi.

Sebagai kontrol sosial,Sandi menyebut dalam hal memyampaikan laporan ke pihak APH selalu berpijak pada aturan PP 43 Tahun 2018 tata cara peran masyarakat Dalam pencegahan dan perbatasan tidak pidana korupsi. Sekarang laporan sudah kami sampaikan tinggal lagi APH yang menindaklanjuti

Dirinya menyebut, selama ini pihaknya selalu menyampaikan laporan diserati data kepihak aparat penegak hukum (APH),terkait salah benarnya laporan yang kami sampaikan tinggal lagi APH yang menentukan sebab.

Baca Juga  Safari Ramadan di Sungai Lilin, Wabup Muba Ajak Perkuat Silaturahmi dan Bangun Muba Berbasis Keimanan

“Jadi,kegiatan proyek pembangunan Pasar randik tinggal lagi APH yang menentukan karena, LSM tidak bisa menentukan dua alat bukti.Jika ada undang – undang yang mengatur LSM, bisa menentukan dua alat bukti yang cukup kalau lsm media bisa kita yang akan mengeksekusi langsung,”bebernya.

Terpisah, dari informasi yang berhasil di himpun, Alamsyah salah satu pedagang yang melihat langsung ambruknya pagar tersebut, mengatakan, sebelum hujan turun, memang ada angin kencang, lalu tiba-tiba melihat cahaya kilat, kemudian tidak berapa lama bunyi petir yang sangat besar sekali hingga bangunan pasar bergetar, dan terlihat ada cahaya biru tepat di belakang Pasar Randik Sekayu.

“Usai bunyi petir yang sangat besar, lalu dibarengi dengan bunyi braak seperti ada yang roboh, nah merasa curiga setelah hujan sedikit redah, saya lihat kelokasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Musi Banyuasin, Azizah Ssos melalui Kabid Sarana Distribusi dan Logistik yang juga sebagai PPK pada bangunan Pasar Randik, Supriyanto mengatakan, mengenai peristiwa roboh nya pagar tembok, pihaknya sudah melakukan pengecekan ke lokasi.

“Setelah dikonfirmasi beberapa saksi di lapangan, bahwa sebelum hujan terjadinya pagar roboh ada petir yang sangat besar,” katanya

Selanjutnya masih tahap pemeliharaan 6 bulan kedepan, dan sudah di konfirmasi pada pihak penyedia atau kontraktor untuk segera dilakukan perbaikan.

“Kita tidak bisa menghindari bahwa kejadian ini disebabkan alam, meski demikian kita mintakan untuk segera dilakukan perbaiki karena masih ada pemeliharaan 5 persen,” ujarnya

Supri menjelaskan, bahwa bangunan pasar Randik Sekayu yang baru tersebut kedepan nya diperuntukan bagi pedagang kaki lima. Pembangunan menggunakan dana Bantuan Gubernur (Bangub) Sumatera Selatan APBD Provinsi Tahun 2022.

Baca Juga  Proses Mediasi Masih Berlanjut

“Besaran anggaran pembangunan pasar ini Rp 4,6 Miliar dikerjakan oleh CV Kasam,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *