Cetak Juru Sembelih Halal Profesional, Ratusan Peserta Ikuti Pelatihan di Muba

SEKAYU | Persiapan Hari Raya Idul Adha menjadi momentum penting bagi umat muslim. Di Musi Banyuasin, upaya memastikan ibadah kurban berjalan sesuai syariat dan standar kesehatan terus digalakkan. Sebanyak 127 calon juru sembelih halal di Muba baru saja mengikuti pelatihan intensif yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Juru Sembelih Halal (JULEHA) Kabupaten Muba. Acara yang mendapat apresiasi dari Pemkab Muba ini bertujuan mencetak juru sembelih profesional bersertifikasi, menjamin kualitas kurban yang syar’i, higienis, dan amanah.

Mengukuhkan Profesionalisme Juru Sembelih Halal di Muba

SUMSELNEWS.CO.ID | Wakil Bupati Muba, Abdur Rohman Husen, menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar urusan teknis menyembelih hewan. Lebih dari itu, ia merupakan bagian krusial dari upaya menjaga syariat Islam, memastikan produk pangan halal, sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, khususnya menjelang pelaksanaan ibadah kurban 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.

Menurutnya, tanggung jawab seorang juru sembelih sangat besar. Mereka harus menguasai tata cara penyembelihan sesuai ajaran Islam, memperhatikan kebersihan, kesehatan hewan, keamanan pangan, hingga manajemen kurban agar seluruh proses berlangsung tertib, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Kualitas ibadah kurban sangat bergantung pada kompetensi para pelaksana di lapangan.

Ratusan Peserta Antusias Ikuti Pembekalan Komprehensif

Pelatihan yang berlangsung pada Kamis, 14 Mei 2026, di Gedung Pusat Belajar Guru PBG Kabupaten Muba ini berhasil menarik minat 127 peserta. Mereka terdiri dari perwakilan pengurus masjid, panitia kurban, calon juru sembelih halal, dan masyarakat umum dari berbagai kecamatan. Peserta datang dari Sekayu, Jirak Jaya, Sanga Desa, Plakat Tinggi, Lawang Wetan, Babat Toman, Sungai Keruh, hingga Sungai Lilin.

Ketua JULEHA Muba, Imam Taufiq Ha, menjelaskan bahwa kegiatan ini merujuk pada Al-Quran dan Hadis tentang penyembelihan hewan halal, serta Undang-Undang Jaminan Produk Halal. Materi yang diberikan pun sangat komprehensif, meliputi fiqih sembelih halal, kesehatan dan kesejahteraan hewan, standar juru sembelih halal, teknik penyembelihan yang benar, manajemen kurban, sesi diskusi, hingga praktik langsung. Sesi praktik langsung dilaksanakan pada pukul 20.00 di TPH Bapak Haji Herman Munir.

Dukungan Penuh Pemkab Muba untuk Kualitas Ibadah Kurban

Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen sangat berharap melalui pelatihan ini, para peserta bisa meningkatkan kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan mereka. Tujuannya agar mereka mampu menjadi juru sembelih halal yang profesional, amanah, dan pada akhirnya memiliki sertifikasi yang diakui.

Pemerintah Kabupaten Muba sendiri berkomitmen penuh untuk mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, terutama yang berkaitan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan dan pelayanan publik. Hal ini sejalan dengan visi Muba untuk menyediakan produk halal berkualitas bagi masyarakatnya, serta memastikan ibadah kurban berjalan optimal. Informasi lebih lanjut mengenai program daerah dapat dilihat pada berita pembangunan di Muba.

Partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk Ketua Baznas Muba Muhammad Jaya, Kaban Kesbangpol Muba M.Thabrani Rizki, Camat Sekayu Edi Heryanto, serta Kepala Perangkat Daerah terkait, menunjukkan sinergi kuat dalam mewujudkan ibadah kurban yang ideal di Musi Banyuasin.

Bagaimana pendapatmu? Tulis di kolom komentar dan share artikel ini!