MUBA  

Seleksi PKD Kecamatan Lalan dianggap Tidak Transparan, Independensi Dipertanyakan Peserta Seleksi

Sumselnews.co.id|Muba- Proses Rekrutmen Panitia Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa di Kecamatan Lalan menuai kritik dan kekecewaan dari peserta tes. Hal itu karena Pelaksanaan tes wawancara dinilai tidak jelas dan tidak transparan.

Salah satu peserta tes PKD dari Desa Suka Jadi, kepada awak media, Sabtu (4/2) Purwanto membeberkan, pelaksanaan tes wawancara yang berlangsung pada Selasa dan Rabu (31 Januari-01 Februari 2023) diduga sarat kepentingan kelompok tertentu.

Dirinya, menilai adanya dugaan pelanggaran, ketika proses rekrutmen calon PKD dan ada Indikasi permainan,alias tidak jujur dari oknum Panwascam Lalan dalam pelaksanaan ketika proses pemilihan dan menetapkan PKD. Dengan tidak diumumkannya dari Panwascam kepada Publik, hasil penilaian Tes Wawancara para peserta.

“Saya menduga hasil tes wawancara PKD ini tidak transparan, dan saya meyakini nama nama yang lolos adalah nama-nama yang sudah dipesan sebelum tes ini dilaksanakan. Jadi interview kemarin hanyalah formalitas belaka” ujarnya

Sementara, Peserta lainya, Rio Jatmiko dari Desa Sari Agung menuturkan bahwa seharusnya Lembaga Bawaslu atau Panwascam itu harus independen dalam mengawal pemilu, bukan malah mementingkan golongan tertentu dan diintervensi.

Tak hanya itu, Kecurigaan semakin menambah ketika telah keluarnya pengumuman penetapan PKD terpilih , berdasarkan hasil rapat pleno Panwascam Lalan, dengan Nomor:11/POKJA.PKD/K.SS-05.11/02/2023 hasil penilaian tes wawancara tidak diumumkan.

“Panwas adalah lembaga independen yang bekerja untuk mengawasi kecurangan pemilu, tapi bagaimana mau sukses pemilu kalau dari rekrutmen saja tidak jelas dan mementingkan kelompok. Dimana letak Independensi Panwas Lalan ini”.cetusnya.

Baca Juga  Kebut Penambahan PI 5 Persen, Bupati HM Toha Tohet Dorong Kedaulatan Energi dan Lonjakan PAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *