Sumselnew.co.id| Muba- Mersepon laporan dan keluhan masyarakat terkait seringnya banjir atau tergenangnya air akibat jalan berlubang serta tidak adanya parit atau drenase tepatnya di jalan permukiman warga jalur 1 kelurahan kayuara Kecamatan Sekayu, langsung di respon untuk diperbaiki sementara oleh pihak dinas PUPR Musi banyuasin (Muba).
Plt Kepala Dinas PUPR Muba Yusuf Amilin mengatakan pihaknya sudah turun ke lokasi untuk melakulan perbaikan yang sifatnya sementara,seringnya banjir di jalan tersebut disebabkan tidak adanya Farid atau drainase di kanan kiri jalan.
“Penanagan yang kita lakukan sifatnya sementara, penanganan dilakukan dengan membuat parit pasangan kiri kanan menggunakan batu kali sepanjang : 21 M,” ungkap yusuf amilin, rabu (16/3).
Selain itu, dikatakan yusuf pihaknya melakukan penanganan dengan melakukan penghamparan Agregat A menggunakan Alat motor grader dan di padatkan dengan menggunakan alat Vibro.
“Yang kami lakukan itu sifatnya sementara, nah tahun ini pihak dinas perkim sudah menganggarkan untuk pembuatan parit di jalan tersebut, memang persoalan yang selama ini terjadi terkait seringnya banjir di jalan tersebut karena tidak adanya parit.”imbuhnya.
Sementara, salah satu warga sekitar yang tinggal di RT 01 RW 1 lingkungan 1 kelurahan kayuara kecamatan Sekayu Ahmad syaifuddin zuhri mengatakan persolan banjir yang selama ini terjadi di jalan tersebut karena tidak adanya parit atau saluran drenase.
” Kemarin kami sudah membuat dan mengusulkan proposal terkait permohonan pembuatan parit di jalan tersebut, dan alhamdulilah dari informasi pihak dinas perkim proposal yang sejak diusulkan dan dilakukan pembahasan hingga dianggarkan, tahun ini akan dilakukan pembuatan parit di kanan kiri jalan,” kata zuhri.
Dari itu, demi keamanan dan kenyamanan saat melintasi jalan tersebut terlebih ketika musim hujan agar air bisa mengalir sehingga tidak lagi menggenangi jalan dan tidak merusak kondisi jalan meminta kepada warga sekitar untuk bisa bekerja sama dalam hal pembuatan Parit.
“Jadi, jika nanti parit itu akan dibuat jika ada yang tanah atau pagar rumah warga yang terkena diharapakan bisa sama- sama mencari solusi yang terbaik untuk kepentingan bersama,”tukasnya.






