Sumselnew.co.id|Muba- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Muba.Kembali membangun pasar, dimana nantinya pasar yang saat ini tengah dibangun di peruntukan bagi pedagang sayur yang belum mendapatkan los atau tempat berjualan di pasar randik.
Sehingga, pasar randik sekayu yang selama ini terlihat semeraut dan kerap dikeluhlan masyarakat karena menimbulkan kemacetan macet bisa teratasi. Pembangunan Pasar randik ini ditargetkan selesai pada 23 Desember 2022 mendatang dibangun melalui dana bantuan gubernur (Bangub) atau dana bersifat khusus dari Provinsi Sumsel.
Kepala dinas Disdagperin Kabupaten Muba Azizah S.Sos MT, melalui PPK kegiatan Supriyanto ketika dikonfirmasi awak media, mengatakan saat ini progres Fisik pembangunan pasar randik sekayu sudah mencapai 71,17 persen. Dirinya memastikan jika pembangunan pasar ini akan selesai tepat waktu.
“Insallah, selesai tepat waktu,saat ini proses sedang pemasangan atap dan pekerjaan Finishing Acian tiang dan balok.Untuk aitem kegiatan lainya sudah hampir selesai semua,”Ungkap Supri saat ditemui, Kemarin.
Dikatakanya, proyek pembangunan pasar randik yang dibangun oleh pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas perdagangan dan pendustrian Muba ini dibangun di atas tanah seluas 1 hektar di tanah milik Pemkab Muba, Bersumber dari bantuan keuangan bersifat khusus dari provinsi Sumatera Selatan dengan nilai pagu Rp 4,6 Miliyar.
“Untuk luas bangunan sekitar 24 x 36 meter persegi, dan disiapakan sekitar 40 los atau tempat untuk para pedagang yang belum mendapatkan tempat.Untuk kami terus kebut pembangunan pasar hal ini mengingat situasi dan kondisi cuaca curah hujan cukup tinggi,”Terang Supri yang Juga Kabid sarana Distribusi dan logistik Disprindag Muba.
Pembangunan Pasar Randik ini
mulai dikerjakan sejak 26 Agustus 2022 dan dipastikan selesai pada 23 Desember 2022. Pembangunan pasar randik ini dikerjakan oleh pihak kontraktor Lokal yakni CV Kasam Jl.Kol Wahid Udin No.083 B Balai Agung Sekayu Muba dengan pagu
Rp. 4.899.952.900,00.
“Semua pekerjaan yang di selesaikan dipastikan semua sesaui dengan Speksifikasi, dan mudah-mudahan dengan dibangunnya pengembangan pasar ini pasar randik bisa tertata dengan rapi dan lebih baik,”Imbuhnya.
Terpisah, salah satu aktivis di Muba Arianto. SE Ketua LIPER RI Muba meminta agar dengan anggaran 4.6 Milyar yang sumber dana pembanguannya bersifat khusus dari pemerintah provinsi Sumsel atau Bantuan Gubernur diharapan agar benar – benar mendapatkan hasil pekerjaan yang sesuai dengan nilai dana yang dianggarkan.Pihaknya meminta agar jangan ada bentuk- bentuk penyimpangan dalam pelaksanaan pembangunan pasar tersebut.
Sebagai Penggiat Berani Jujur Hebat di Kabupaten Muba Arinato, menyebut akan mengawasi dan memantau pembangunan fisik kegiatan fisik baik pembangunan gedung maupun pembangunan infrastruktur jalan.Sebagai lembaga kami mempunyai peran dalam pengawasan pembangunan.
” apabila adanya bentuk bentuk indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan pembangunan kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya baik sebagai laporan dan pencegahan tindak pidana korupsi yang bermuara merugikan keuangan negara daerah,”imbuhnya.(Tim)
Berikut data spesifikasi teknis pembangunan pasar randik Sekayu yang berhasil dihimpun redaksi Pekerjaan, satuan volume dan jumlah satuan harga









