MUBA  

Ada 20 Ribu Jiwa, NIK Warga Muba Tidak Bisa Diakses Saat Vaksinasi

Sumselnews.co.id|Muba, Sebanyak 20 ribu jiwa warga Kabupaten Musi Banyuasin alami kendala selama program Vaksinasi Covid-19.

Persoalanya, Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak bisa diakses saat peserta di vaksin, dianggap double data atau data ganda, sehingga terpaksa dilakukan input manual.

“Iya memang benar paling banyak NIK tidak bisa diakses saat akan vaksinasi, ketika diinput datanya tidak ditemukan, itu yang paling mendominasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS melalui Seketaris Dinkes dr Arios Saplis ditemui Kamis (30/12).

Lebih lanjut ia mengatakan, Persoalannya data NIK ganda tersebut, imbasnya tidak bisa dimasukkan dalam data vaksinasi di tingkat nasional yakni di KPCN.

“Namun temuan itu sudah kita laporkan langsung ke Disdukcapil Muba, dan langsung dilakukan pemulihan data sehingga bisa diinput secara online, tapi diperbaiki secara bertahap,” ujar Arios.

Lanjut Arios data NIK yang tidak bisa diinput dalam vaksinasi, dari seluruh kecamatan dalam Kabupaten Musi Banyuasin berjumlah 20 ribu NIK.

“Saat ini pemulihan NIK ganda, sudah mencapai 5 ribu dari 20 ribu data NIK Ganda, saat tinggal 15 ribu NIK lagi dilakukan pemulihan,” jelasnya

Meski ditemukannya data NIK ganda, Arios menjelaskan program percepatan vaksinasi tidaklah terhambat.

“Malahan capaian percepatan vaksinasi sekarang sudah masuk di angka 80 persen lebih,” jelasnya

Sementara, Plt Kepala Disdukcapil Muba, Sunaryo SSTP MSi, melalui Kepala Bidang (Kabid) PIAK, Zainal Arifin, mengatakan, itu hal yang biasa tak hanya terjadi di Musi Banyuasin saja, akan tetapi di seluruh Indonesia.

“Mengatasinya tinggal mengaktifkan NIK saja, dan ini sudah dilakukan, dalam artian jika ada laporan masuk langsung diaktifasikan,” tukanya

Baca Juga  Bentuk Apresiasi Terhadap Desa Wisata, Pemkab Muba Bakal Gelar Festival Tegal Mulyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *