SUMSELNEWS.CO.ID | Mega bintang sepak bola, Cristiano Ronaldo, kembali menjadi sorotan dunia setelah memberikan komentar kontroversial mengenai daftar kandidat peraih Ballon d’Or 2025. Tidak masuk dalam nominasi penghargaan bergengsi tersebut tahun ini, kapten tim nasional Portugal itu justru menanggapi daftar 30 nama dengaada sindiran tajam, menyebut Ballon d’Or sebagai hal yang ‘fiktif’ dan menegaskan bahwa penghargaan tersebut sudah tidak relevan lagi baginya.
Komentar pedas ini disampaikan Ronaldo dalam sebuah wawancara yang mengutip laporan dari salah satu media olahraga ternama asal India. “Ballon d’Or? Itu fiktif bagi saya,” ucap Ronaldo dengaada yang jelas menunjukkan ketidakpedulian, seperti dilansir dari sumber tersebut. “Penghargaan itu sudah tidak relevan lagi dalam pandangan saya. Fokus saya adalah memberikan yang terbaik di lapangan bersama tim dan memenangkan trofi kolektif.”
Meskipun melontarkan kritik keras terhadap relevansi penghargaan individu tersebut, pemilik lima trofi Ballon d’Or ini tetap memberikan pandanganya tentang siapa yang berpotensi meraih gelar pada edisi 2025. Dari 30 nama kandidat yang telah dirilis, Ronaldo secara mengejutkan menjagokan tiga pemain yang mungkin tidak masuk dalam daftar teratas favorit banyak orang: Ousmane Dembélé, Lamine Yamal, dan Vitinha. Pilihan ini menarik perhatian mengingat ketiga pemain tersebut menampilkan performa menonjol di klub masing-masing, namun jarang disebut sebagai kandidat utama peraih penghargaan sebesar Ballon d’Or di mata publik.
Ousmane Dembélé, winger lincah asal Prancis yang kini bermain di Paris Saint-Germain, menunjukkan peningkatan konsistensi dalam performanya. Lamine Yamal, wonderkid berusia muda dari Barcelona, telah memukau dunia dengan bakat luar biasanya di usia yang sangat muda. Sementara itu, Vitinha, gelandang Portugal yang juga rekan setim Dembélé di PSG, terus berkembang menjadi motor penting di lini tengah timnya. Dukungan dari legenda sekaliber Ronaldo tentu memberikan sorotan ekstra pada ketiga nama ini.
Sebagai catatan, Cristiano Ronaldo merupakan peraih Ballon d’Or terbanyak kedua dalam sejarah dengan lima kemenangan, hanya kalah dari rival abadinya, Lionel Messi, yang mengoleksi delapan trofi individu tersebut. Abseya nama Ronaldo dari daftar nominasi tahun ini, setelah bertahun-tahun selalu menjadi langganan dan bahkan pemenang, mungkin menjadi salah satu faktor di balik komentar tajamnya. Pernyataaya ini memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar sepak bola dan pengamat, tentang apakah Ballon d’Or memang masih memiliki bobot dan relevansi yang sama di era modern ini, terutama bagi pemain dengan kaliber dan pencapaian seperti Cristiano Ronaldo.

