Tegangan Listrik Rendah di Tulung Selapan Terus Berulang, ini kata PLN

PALEMBNAG | Tegangan rendah (drop tegangan) atau listrik tidak stabil, berdasarkan standar PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) , tegangan pelayanan jaringan tegangan rendah adalah nominal 220 Volt, dan batas toleransi normalnya tidak boleh turun lebih dari \(10%) atau di bawah 198 Volt. Jika tegangan tersebut anjlok, maka kondisi itu akan memicu masalah seperti lampu redup, alat elektronik tidak berfungsi normal, bahkan berisiko kerusakan alat elektronik.

Hal tersebut terjadi secara terus menerus dan berulang di wilayah Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten OKI, tegangan listrik rendah ini seolah menjadi santapan sehari-hari bagi warga yang bermukim di kawasan timur OKI ini.

” Jangankan 198 volt, disini tegangannya sempat menyentuh angka 80 an, bayangkan bagaimana tidak rusak alat elektronik kami” Ujar Rio (38) Warga Desa Tulung Selalan Ilir Kecamatan Tulung Selapan, Rabu 20 Mei 2026.

Ditambahkan warga lain, persoalan mendasar yang terjadi ditengah Masyarakat ini seolah tidak didengar dan ditanggapi oleh pihak Pemerintah ataupun PLN itu sendiri.

” Saya heran, kok ini terus berulang, kami ini bayar listrik bukan gratis, kok seakan kami mengemis hal ini, apa kami harus turun ke jalan agar ini cepat ditindaklanjuti” Tegas Al Habi (41) warga Desa Pulu Beruang.

Manager Komunikasi atau Humas PLN S2JB Sumbagsel Iwan Arissetyadi mengatakan segerah menindaklanjuti laporan warga terkait persoalan tegangan listrik rendah terkhusus di wilayah kawasan timur Sumsel.

” Segerah saya koordinasikan kepada rekan-rekan di UP3 Ogan Ilir, agar ditindaklanjuti, Terima kasih informasinya” Jawab Iwan singkat melalui sambungan seluler.

Sementara itu, tim asman jaringan dari Unit PLN UP3 Ogan Ilir, Mustofa menjelaskan persoalan tegangan listrik rendah disebabkan terus bertambahnya jumlah beban (pelanggan) dengan sengat cepat, belum lagi kondisi wilayah yang cukup jauh dari sumber listrik.

Baca Juga  Rutan Baturaja Laksanakan Penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas Tahun 2026

” Ya betul, saya sudah monitor langsung ke arah Selapan, terjadi tegangan rendah” Ujar Mustofa.

Dijelaskannya tindak lanjut upaya mengatasi hal tersebut, pihak PLN telah melakukan penambahan jaringan baru dijalur transmisi, namun seiring dengan penambahan beban yang naik lagi sehingga kondisi belum stabil.

” PLN sudah melakukan pemasangan AVR 10 MVA di Desa Siju tahun kemarin untuk menstabilkan tegangan, tapi tahun ini beban naik lagi dan sesuai rencana sedang dilakukan upaya penambahan jaringan baru untuk menjaga kesetabilan suplay” Tuturnya