Beranda MUBA Sejumlah Titik Jalan Di Kabupaten Muba Gunakan Aspal Karet.

Sejumlah Titik Jalan Di Kabupaten Muba Gunakan Aspal Karet.

21
0

Penggunaan campuran aspal karet untuk pembangunan infrastruktur jalan sudah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas PU PR muba sejak tahun 2018 Penggunaan campuran aspal karet sendiri sudah diterapkan di beberapa titik ruas jalan di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin

Kepala Dinas PU PR Kabupaten Muba Herman Mayori ST MT mengatakan penggunaan campuran aspal karet karet untuk pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Muba sudah dilakukan sejak tahun 2018.

Pada tahun 2018, Bupati Dodi Reza Alex mendapatkan penghargaan dari kementerian PU PR dari atas Pemkab Muba telah berhasil melakukan uji coba penerapan teknologi pembangunan infrastruktur aspal campur karet dengan Sistem “Teknologi SKAT “ (Serbuk Karet Alam Teraktivasi),

ini merupakan pertama di Indonesia yang telah dan menggunakan dana yang bersumber dari APBD Musi Banyuasin. Aspal karet telah digunakan untuk pembangunan jalan sepanjang 465 meter di Desa Sumber Mulyo Kecamatan Sungai Lilin. Proyek aspal karet di Muba tersebut menyerap 8,9 ton karet alam rakyat.

Atas penghargaan tersebut kementerian PU PR memberikan hadiah Kementerian PUPR memberikan dana sebesar Rp20 Miliar untuk Pemkab Muba kembali meningkatkan pembangunan jalan aspal karet.

“reward tersebut mulai direalisasikan dengan pengaspalan di Jalan Kolonel Wahid Udin sepanjang jalan 6 kilometer yang dilakukan pihak Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Palembang dengan menggunakan aspal karet.,”Ungkap Herman, Senin (1/2).

Dikatakanya. Pada tahun 2019 penggunaan campuran aspal karetinfrastruktur di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin ada beberapa pembangunan infrastruktur jalan aspal karet yang akan dilakukan. Diantaranya, peningkatan jalan di Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman, Lanjutan Peningkatan Jalan Sp Gardu Harapan KUD Trijaya – Tanjung Agung Selatan Kecamatan Lais, Peningkatan Jalan Halaman Rumah Dinas Bupati Musi Banyuasin, Kecamatan Sekayu, Lanjutan Peningkatan Jalan SD Model – Sp AMD Kecamatan Sekayu.

Selain itu terkait infrastruktur jalan aspal karet, Lanjutan Peningkatan Jalan Kasmaran – Pinggap (DAK) Kecamatan Babat Toman, Peningkatan Jalan Talang Bayung – Lubuk Buah (DAK) Kecamatan Babat Toman dan Batanghari Leko, Peningkatan Jalan Rantau Sialang – C 5 (DAK) Kecamatan Sungai Keruh dan Sekayu. Kemudian, peningkatan jalan KH Ahmad Dahlan – Jalan Kol Wahid Udin yang berasal dari reward dari Kementerian PUPR.

“Pada tahun 2019, jumlah volume aspal karet lateks yang diterapkan untuk pembagunan jalan yakini = 10,55 km sementara tahun 2020 panjang jalan dengan menggunakan aspal karet lateks total 2,915 KM.

Sementara untuk teknis atau proses, awal hingga menjadi aspal curah campuran berbahan latex, ia menerang, masyarakat menjual hasil karet ke Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB).Setelah di UPPB, akan dikelolah terlebih dahulu latex untuk bahan campuran aspal hotmix.

“Untuk komposisi aspal karet terdiri atas karet alam sebesar 0,42 persen, aspal minyak 5,58 persen, dan agregat kasar dan halus sebesar 94 persen atau pemanfaatan karet alam adalah 7 persen dari kadar aspal,”terangnya.

Selanjutnya, setelah dikelolah menjadi latex pekat, campuran tersebut dikelolah di pabrik aspal karet, dimana nantinya, bahan latex cair tersebut dikelolah di dalam Tanki untuk dijadikan latex pekat sebagai campuran.

“Setelah itu dipindahkan ke tangki untuk dikelolah menjadi aspal karet curah. Lalu di bawak ke AMP untuk dicampurkan menjadi Aspal Hotmix,”tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here