Puluhan Barista Adu Skill Diajang Lomba Barista Latte Art 

Palembang – Puluhan Barista di Kota Palembang adu skill pada ajang lomba barista latte art yang digelar PDIP Sumsel dalam memperingati Bulan Bung Karno tahun 2022.

Lomba yang diikuti 32 orang peserta di Kopi Darat Cafe, Puncak Sekuning Palembang tersebut, berjalan kompetitif. Para peserta berlomba-lomba membuat ragam Latte Art yang biasa mereka sajikan ke pecinta kopi.

Penjurian dilakukan secara terbuka dan di hadapan para peserta. Mereka melihat langsung, bagaimana hasil seni Latte yang dibuat oleh para peserta lainnya. Ada yang berbentuk bangau, bunga tulip, skuter, hingga tulisan PDI Perjuangan dan gambar banteng.

Acara tersebut merupakan rangkaian dari peringatan Bulan Bung Karno, yang dihelat PDIP Sumsel, dengan tema ‘Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia’.

Bendahara Panitia Bulan Bung Karno, Yudha Rinaldi mengatakan, lomba Barista LatteArt mempunyai tujuan untuk mengembangkan potensi barista di Sumsel, terutama dari kalangan generasi muda.

“Kita ingin merangkul generasi muda untuk bisa menunjukkan talentanya, khususnya di bidang latte art. Sebenarnya banyak yang tertarik ikut dalam kompetisi ini, namun karena waktu dan lokasi yang terbatas, kita batasi hingga 32 orang peserta,” ucapnya.

kompetisi Barista LatteArt sendiri, sebenarnya sudah digelar di tahun lalu, dalam peringatan Bulan Bung Karno di tahun 2021 lalu. Karena antusias peserta yang tinggi, sehingga lomba ini kembali digelar.

Acara tersebut juga selaras dengan event PDIP pusat, yang menggelar Festival Kopi Nusantara di Istora Senayan Jakarta.

“Dari kompetisi tersebut, ada 5 orang pemenang yang mendapatkan hadiah pembinaan dari kita. Mulai dari Juara 1, Juara 2, Juara 3, Juara Harapan 1 dan Juara Harapan 2,” katanya.

Juara 1 diraih oleh Valen dari Luthier Coffee, Juara 2 diduduki Agung dari Panhead Caffee, Resto, Bar and Live Music dan Juara 3 ditempat oleh Dwi, barista dari Luthier Coffee. Lalu ada Juara Harapan 1 yakni Aan, dari Loquitor Place, serta Mey dari Fow Coffee.

Baca Juga  NasDem Sumsel Luruskan Status Edison: Bukan Kader, Murni Birokrat yang Diusung Bersama PDIP dan Golkar

Dari Lomba Barista Latte Art juga, turut diikuti oleh peserta barista wanita, bahkan bisa menjadi Juara 1. Hal itulah juga yang ingin disampaikan PDIP Sumsel, tentang pentingnya emansipasi wanita di dalam segala bidang.

“Pemilihan pemenang dilakukan juri profesional secara terbuka. Kita tidak ada intervensi sama sekali. Tapi bisa dilihat, antara pria dan wanita juga bisa bersaing sehat. Itu juga yang selaras dengan keinginan Ibu Megawati Soekarno Putri, untuk mendorong emansipasi wanita di bidang apapun,” ujarnya.

Dalam peringatan Bulan Bung Karno, tak hanya kompetisi Barista LatteArt saja yang digelar oleh PDIP Sumsel. Ada juga Lomba Pidato, Essay, Meme, Melukis, Mewarnai, Senam Cinta Tanah Air (Sicita) dan lainnya.

Bahkan ada ribuan peserta yang ikut dan masuk penjaringan oleh para juri, yang berasal dari kalangan akademisi, politisi hingga juri yang ahli di bidangnya.

Para pemenang di tiap lomba, akan diumumkan di puncak acara, yakni pada hari Minggu (26/6/2022) di halaman DPRD Sumsel. Di sana juga akan ada bazar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal.

“Peringatan Bulan Bung Karno ini juga, kita ingin mengedukasi masyarakat Sumsel tentang sosok Bapak Bangsa Bung Karno. Seperti nilai-nilai nasionalismenya hingga semangat perjuangannya yang terus terasa hingga saat ini,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *