Beranda Pagaralam Empat Mantan Lurah Kota Pagaralam Divonis 15 Bulan

Empat Mantan Lurah Kota Pagaralam Divonis 15 Bulan

262
0

SumselNew.co.id PAGARALAM | Empat mantan Lurah yang terseret perkara operasi tangkap tangan OTT dana Kelurahan Tahun 2019 lalu divonis 15 bulan (Satu Tahun 3 bulan) oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Keputusan Majelis Hakim yang menggelar sidang Virtual, Selasa 9/2/2021 sekira pukul 10.00 WIB tersebut menjatuhkan hukuman lebih ringan kepada Empat Terdakwa, dari tuntutan JPU yakni Satu tahun tiga bulan penjara atau 15 bulan penjara.

Kajari Pagaralam M. Zuhri, SH., MH., melalui Kasi Intel Lurfi Fresly, SH., MH. bahwa, pihaknya membenarkan jika Sidang Putusan sudah digelar tadi siang Selasa siang secara Virtual. Para Terdakwanya, HR, HM, DA dan MA.

“Mereka divonis Majelis Hakim dengan putusan hukuman selama 1 tahun ditambah dengan denda Rp 50 juta Subsider 3 bulan. Selain itu, Barang Bukti (BB) tetap terlampir dalam berkas perkara, dengan biaya perkara Rp 5 ribu,” ujar Lutfi.Jumat (13/02/2021).

Sambung Lutfy menyebutkan sebelumnya, pada Sidang Tuntutan sebelumnya para Terdakwa keberatan atas tuntutan JPU, dan mengajukan pembelaan, yang mana, lanjut Lutfi, oleh JPU dituntut dengan ancaman hukuman pidana kurungan 1 tahun dan 3 bulan penjara ditambah dengan denda Rp 50 juta Subsider 3 bulan kurungan.

Sebagaimana dengan Dakwaan pertama Pasal 12 huruf a atau kedua Pasal 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan UU RI No. 31 Tahun 1999 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Sementara, pada S,idang tersebut selaku JPU Dicky Dwi Putra, SH., dengan Majelis Hakim Abu Hanifah, SH., selaku Ketua didampingi anggota Suryadi, S.Sos., SH., MH., Junaida, SH., mendengarkan Keputusan Majelis, kata Lutfi, para Terdakwa menyatakan pikir-pikir dengan tenggang waktu 7 hari atas Keputusan Majelis.

“Ya, mereka menyatakan pikir-pikir atas Putusan Majelis,” ujar Lutfi yang sebelumnya mengaku keberetan atas Keputusan Majelis itu adalah hak mereka,” ungkapnya.

Disisi lain Aktipis Lembaga Peduli Kota Pagaralam (LSM ) PKP dan lembaga Topan RI Irawan dan Tomi sangat mendukung dan mengapresiasi kinerja Kejari semoga kedepannya akan memberikan pelajaran kepada pejabat yang ada di Kota Pagaralam supaya berhati hati dalam menggunskan uang Negara ungkapnya .(Mr)

Tanggal Update on 13 Februari 2021 by admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here