Sumselnews.co.id PagarAlam | Pemerintah kota Pagar Alam harus banggaah dengan program Walikota Alpian Maskoni di mana program beliau tembus untuk ke dua kalinya nominasi 10 besar mewakili provinsi Sumatera selatan untuk meraih penghargaan pembangunan daerah (PPD) tahun 2023 tingkat nasional.
Dua Tahun berturut turut pemerintah kota Pagar Alam melalui Bappeda masuk nominasi 10 besar bukanlah hal yang mudah untuk ini prestasi yang luar biasa , karena harus bersaing dari 98 kota di indonesia.
Saat di temui walikota pagar alam Alpian Maskoni di Rumah Dinas Walikota (Rumdin), terkait pemerintah kota pagaralam masuk untuk kedua kalinya “mengatakan ini semuah di dapat atas kerja keras dan menjalankan program yang sudah dibuat sebelumnya, hingga Membuahkan hasil seperti sekarang ini,
Saat ini Ada 12 kabupaten dan 10 kota di Indonesia yang sudah lolos verifikasi tahap II. Untuk Sumsel, hanya Kota Pagaralam yang lolos, Berati untuk Pencapaian pertumbuhan ekonomi meningkat, angka kemiskinan terendah, Gini racio bagus, Ipn meningkat”, ucapanya.
Selanjutnya Verifikasi tahap III Pihak Bappeda pusat akan turun langsung melakukan verifikasi Oleh Tim penilai di lapangan tanggal 30-31 Maret 2023, Dilaksanakan melalui multiple assessment collective scoring dan expert involvement yang diterapkan pada tiga tahap penilaian, yakni penelaahan data dan Dukomen, presentasi dan wawancara secara verifikasi.
Alpian berharap Pagar alam Akan menduduki peringkat pertama, Karena di tahun 2022 lalu Pagaralam Sudah mendapatkan Juara Dua tingkat nasional”,Ucapnya.
Sementara itu Kepala Bappeda Kota Pagar Alam Novi Apriadi SE, MM Ketika di konfirmasi mengatakan merasa bersyukur masih bisa bertahan masuk nominasi 10 Besar mewakili provinsi Sumatera selatan untuk peraih penghargaan pembangunan daerah (PPD). mudah- mudah-mudahan di tahun 2023 ini pemerintah kota Pagar Alam akan mendapatkan juara yang lebih baik dari tahun belakang”, ungkap nya.
Selanjutnya Verifikasi tahap III Pihak Bappeda pusat akan turun langsung melakukan verifikasi Oleh Tim penilai di lapangan tanggal 30-31 Maret 2023, Dilaksanakan melalui multiple assessment collective scoring dan expert involvement yang diterapkan pada tiga tahap penilaian, yakni penelaahan data dan Dukomen, presentasi dan wawancara secara verifikasi”, ujar nya. (Mirwansyah SE)






