Beranda MUBA Dinsos Muba Kembali Verifikasi dan Validasi Data DTKS di Tiga...

Dinsos Muba Kembali Verifikasi dan Validasi Data DTKS di Tiga Kecamatan.

102
0

Dinas Sosial Kabupaten Musi Banyuasin akan melakukan verifikasi dan validasi data ulang di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Keluang Kecamatan Babat Toman dan Kecamatan Lawang Wetan.

Plh Dinsos Muba Sonny Kurniawan, SE, Msi didampingi Kabid PFM .Mgs.Syarif Toyib,SKM .MM.serta kasi identifikasi Fakir Miskin Herman Munir SE, Msi mengatakan ada sekitar 22.000 jiwa yang terdiri dari 8000 kk yang akan di verifikasi dan validasi di tiga Kecamatan tersebut.

“Jadi, Hari ini kami menggelar bimbingan teknis atau sosialisasi bagi para petugas pencaca untuk melakukan verifikasi dan validasi data di DTKS. bimbingan teknik atau sosialisasi hari pertama ini di ikuti petugas pencacah dari Kecamatan Keluang,” Ungkapnya Selasa (6/7).

Dikatakanya, tujuan dilakukannya bimbingan verifikasi dan validasi data ini sehubungan dengan data DTKS yang merupakan basis data yang akan digunakan untuk menyalurkan bantuan terhadap masyarakat.

Dari itu, perlunya dilakukan verifikasi dan validasi data kembali karena data yang ada saat ini kemungkinan ada mengalami
perubahan-perubahan dari yang dulunya ekonominya susah sekarang sudah membaik ada yang tadinya baik menjadi miskin.

“melalui verifikasi dan validasi ini tentunya akan mendapatkan data yang valid, aktual sesuai dengan fakta ada di lapangan,”ucapnya.

Namun, Herman menyebut secara keseluruhan, jumlah yang akan dilakukan verifikasi dan validasi data se – Kabupaten Muba ada 187577 jiwa yang terdiri dari 56588 KK. Sejauh ini pelaksanaan verifikasi dan validasi data ini berjalan dengan baik.

Dimana di tahun 2020, Dinsos muba sudah melakukan verifikasi dan validasi data yang berlangsung di 4 Kecamatan dan tahun ini 3 Kecamatan, namun kita sudah usulkan melalui Pemda dalam hal ini BAPPEDA untuk 8 Kecamatan yang belum diharapkan pada periode APBDP ini bisa terlaksana demi mendapatkan basis data DTKS yang baik dan benar.

Untuk target verifikasi dan validasi ini,, Herman menyebut jika diberikan anggaran dan pada APBD P tahun ini, insallah verifikasi dan validasi data untuk tahun 2021 bisa diselesaikan tinggal nanti kita ajukan ke Kemensos validasi terakhir di kemensos. Jika semua selesai data tersebut mungkin akan digunakan pada semester kedua Tahun 2022.

“Untuk petugas pencacah rata-rata 3 orang per satu Desa dan kasis kesesos dalam hal ini diberikan tanggung jawab secara keseleruhan hari ada sekitar 57 orang dari ada 12 desa dan kelurah dari Kecamatan keluang,”imbuhnya.

Tanggal Update on 6 Juli 2021 by admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here