Beranda MUBA Dengan Layanan “Lapor Dan” Usai Persalinan Akta Kelahiran, KK dan KIA Bisa...

Dengan Layanan “Lapor Dan” Usai Persalinan Akta Kelahiran, KK dan KIA Bisa Lamgsung di Dapat.

3
0

SEKAYU | Guna mempercepat dan mempermudah pelayaan kepada msayarakat untuk mendapatkan administrasi kependudukan dinas kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Banyuasin kembali menjalin kerjasama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Musi Banyuasin untuk pembuatan kartu keluarga (KK) , akta kelahiran dan kartu identitas anak (KIA) untuk pasien yang melakukan persalinan di bidan desa di seluruh desa dalam Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)

Plt kepala dinas catatan sipil (disdukcapil) Kabupaten Muba Sunaryo S.STP, M.M di dampingi
Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Muhammad Soleh Iqbal, S.I.P., M.Si.kepada awak media Rabu (27/10) mengatakan kerjasama yang di jalin tersebut bertujuan agar mempermudah bagi paran ibu yang melakukan persalinan di bidan untuk medapatkan akta kelahiran, kartu keluraga dan KIA

“Pertama, kita mesosialisasikan inovasi “Lapor Dan” Lapor Bidan tujuanya apa, apabila ada warga yang melahirkan bidan melaporkan ke dukcapil, dukcapil dengan inovasi administrasi keladinya (kependudukan langsung jadi) ini langsung mengirimkan ke bidan akte kelahiran, KK
Serta KIA, untuk KIA mungkin kita kirim Via pos nanti diatur kembali regulasinya.Untuk KK dengan akta kelahiran bisa langsung karena bentuknya format PDF bisa langsung dicetak,”ungkap Sunaryo.

Dikatakanya, tujuan kedua, dari inovasi ini yakni update data kelahiran bayi, karena melahirkan, meninggal pindah, nikah itu rutinitas kegiatan yang setiap hari dilaksanakan, dengan adanya aplikasi ini pelayanan bisa langsung ke masyarakat.

Jadi, masyarakat setelah selesai melakukan persalinan, anaknya mendaptkan akta kelahiran kartu keluraga dan KIA, dengan menggunakan aplikasi yang sederhana ini, urusan administrasi kependudukan lebih efektif dan efesien, bidan tidak harus lagi datang ke disdukcapil untuk mengurus akta kelahiran anak,”terangnya.

“Harapanya, dengan adanya inovasi lapor bidan dengan menggunakan aplikasi sederhana “lapor dan” bisa melayani masyarakat secara langsung. Masyarakat tidak harus ke dukcapil lagi, bidan juga tidak harus ke dukcapil lagi, update data bagus pelayanan pada masyarakat bisa lebih efektif dan efisien,”imbuhnya.

Sementara, Kepala Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sumarni, Am,Keb, SST, SKM sangat mengapresiasi dengan adanya layanan inovasi lapor bidan ini, Nah dengan adanya layanan ini bisa lebih mempermudah pekerjaan para bidan usai melakukan persalina untuk mengurus akta kelahiran anak.

“Kami senang sekali inovasi dan trobosan yang dibuat oleh pihak dukcapil ini, tidak harus susah lagi masyarakat untuk mengurus akta kelahiran dan KK serta KIA,”kata Sumarni.

Ia menyebut, saat jumlah bidan yang ada di wilayah kabupaten Muba yakni sebanyak 1.380, ada yang berstatus ASN, PTT, TKS, pensiunan ada juga bidan yang praktet mandiri.

Untuk yang menangani persalinan, sumarni menyebut ada yang melakukan persalinan di rumah sakit, ada juga di poskesdes serta ada yang di praktik mandiri.

“Untuk sosialisasi sendiri, nantinya akan membuat grup bidan andalan dukcapil dengan mengunakan aplikasi whatsapp, ada aplikasinya dan setiap ada pertemuan akan kita sampaikan kepada para bidan,”tandasnya.

Tanggal Update on 27 Oktober 2021 by admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here