Beranda Prabumulih Dampak Covid 19, Objek Wisata Danau Bujukan Nyaris Gulung Tikar

Dampak Covid 19, Objek Wisata Danau Bujukan Nyaris Gulung Tikar

78
0

SumselNews.co.id PRABUMULIH | Wabah bemcana non alam pandemi virus corona disease 19 (Covid 19) yang dialami saat ini, berdampak pada pola hidup, bahkan perekonomian masyarakat sejak Maret 2020 lalu.

Salah satunya yang dirasakan oleh salah satu pengelola destinasi wisata yang berada di Kota Prabumulih Sumatera Selatan.

Merebaknya covid 19 hingga ke pelosok negeri, membuat para pelaku usaha semakin khawatir akan mengalami gulung tikar (bangkrut-red).

Objek Wisata Danau Bujukan yang terletak di Desa Karang Bindu Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih, kini sepi pengunjung.

Menurut Kepala Desa Karang Bindu Dedi Abson,  Objek Wisata Danau Bujukan berdiri sejak 2018 lalu,  dan setahun terakhir nyaris tidak ada lagi pengunjung yang datang.

“Sejak setahun terakhir pengunjung semakin berkurang, bahkan dalam beberapa bulan ini, nyaris tidak ada pengunjungnya,”ungkap Dedi Abson yang juga sebagai pengelola Danau Bujukan.

Akibatnya kata Dedi,  dengan tidak adanya pengunjung, secara otomatis biaya operasional membengkak bahkan tidak tercukupi.

“Sekarang kondisinya sudah tidak terawat,  karena tidak ada lagi biaya,”ungkapnya.

Terkendala pandemi covid-19 menjadi Faktor utama sepinya pengunjung.

Pada kesempatan itu,  Ia juga berharap ada dukungan dari pemerintah maupun perusahan BUMN atau swasta dapat memberikan suport untuk memulihkan keadaan.

“Rencananya pada tahun ini,danau akan kita perbaiki lagi, tapi saat ini terkendala dana semoga ada bantuan dari pemerintah maupun dana CSR,” ungkap Dedi Abson.

Sementara itu melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (DKOP) Kota Prabumulih Joko Firdaus menyampaikan.
Untuk pariwisata saat ini tidak ada istilah melemah, tetapi harusnya masyarakat mendukung akan adanya tempat wisata di Prabumulih.

“Kita selaku warga Prabumulih harusnya bangga akan adanya wisata didaerah kita, dikunjungi dan ramaikan danau bujukan ini,” ujar Joko diruang kerjanya, Selasa (16/2/2021).

Lebih lanjut, Joko mengingatkan perlunya berbagai inovasi yang membangun untuk lebih memperindah danau tersebut.

“Untuk lebih meningkatkan daya tarik pengunjung perlunya berbagai terobosan disekitaran danau,” imbuhnya.

Disinggung tentang campur tangan atau adanya bantuan dari Pemkot Prabumulih,kadin DKOP menyebutkan.

“Dari kita pihaknya melalui dinas Pariwisata dalam waktu dekat ini, dana belum bisa dianggarkan tapi pihak pemerintah kota akan selalu mensuport kemajuan wisata di Prabumulih,” tungkasnya.(Radha).

Tanggal Update on 16 Februari 2021 by admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here