Beranda Lahat Bupati lahat Rapat Mekanisme pengusulan DAK tahun 2022 Bersama OPD

Bupati lahat Rapat Mekanisme pengusulan DAK tahun 2022 Bersama OPD

11
0

Sumselnews.co.id LAHAT || Bupati lahat cik ujang, SH Kumpulkan OPD Pemkab lahat Melakukan paparan tentang usulan program dana Alokasi khusus (DAK) Fisik tahun 2022. Bertempat di ruang off room Pemkab lahat, Kamis (10/06/21). Provensi sumatera selatan.

Bupati lahat, Cik ujang Mengatakan, Untuk OPD yang sebelumnya mengalami kendala dalam mendapatkan DAK, Namun kita ikuti aturan yang ada, sehingga pembangunan di daerah perbatasan bisa di percepat.

“Seperti jembatan di Desa lubuk atung, Kecamatan peseksu, dan juga jalan yang di wilayah transmigrasi penghubung desa, kalau bisa segera di kerjakan, Karna Sangat di gunakan Warga sebab Sawit warga sudah mulai busuk semua,” Ucap bupati lahat

Sementara kepala Bappeda lahat, Feriyansyah Eka Putra MT Menjelaskan, bahwa tata cara mekanisme pengusulan DAK Fisik tahun ini mengalami perubahan, dari manual ke elektronik, ada juga beberapa OPD yang tidak tercantum mendapatkan Anggaran DAK.

“Feriyansyah eka putra MT, Mengatakan, Pada tanggal 21 juni ini batas Akhir pengimputan usulan DAK 2022, saya berharap kepala OPD harus menegaskan Kasubag perencanaan agar lebih harus Pro aktif,” jelasnya Feriyansyah Eka putra MT.

Feriyansyah juga menambahkan, Untuk OPD jangan sungkan berkoordinasi ke Bappeda, jangan sampai saat tenggang waktu masih ada kesulitan, Sehingga pihaknya jadi keteteran sampai jemput bola ke OPD. Verifikasi 30 juni sampai 2 juli penilaian pusat, kalau bisa jangan lewat tenggang waktu, kalau telat ya lewat sudah,” ucap Feriyansyah eka putra MT.

“Sementara itu kepala dinas perdagangan Kabupaten Lahat Fikriansyah M.Si Menuturkan, Usulan DAK Tahun 2022 Sebesar Rp. 2.450.000.000,00. Di antaranya mengusulkan revatalisasi pasar rakyat di Desa mulia kikim timur, dan pasar-pasar Lainnya, secara fisik memang sudah layak di revatalisasi, karena sudah tua, ada yang di bangun sejak tahun 1960 lalu.

Di tahun 2021 memang nol karena recofusing, selain itu di aplikasi krisna sebenarnya tidak tersedia, tapi kami tetap berusaha siapa tau di tahun 2022 ada perubahan,” Kata Fikriansyah.

Laporan : S.Gumay
Editor : Agustin

Tanggal Update on 11 Juni 2021 by admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here