Beranda MUBA Amanakan Pilkades, 1 Pleton BKO Dari Brimob Standby Di Kecamatan Lais.

Amanakan Pilkades, 1 Pleton BKO Dari Brimob Standby Di Kecamatan Lais.

37
0

Sebanyak 1 pleton personil BKO dari Brimob disiagakan atau stanaby di kantor Kecamatan Lais, 30 personil pasukan dari Brimob itu akan disiagakan selama pelaksanaan pemilihan kepala desa selesai.

“Ya hari ini, 1 Pleton BKO dari Brimob sudah mulai stanby di posko Kantor Kecamatan Lais, untuk personil gabungan pengamanan lainya sudah tersebar di masing -masing desa,”,Ungkap Camat Lais Demoon Hardian Eka Suza, SSTP, Msi, Minggu (21/11).

Dikatakanya, untuk persiapan pelaksanaan Pilkades serentak di Kecamatan lais, semua sudah siap mulai dari logistik, pengamanan dan lainya. Sementara di Kecamatan lais pelaksanaan pilkades dilaksanakan di 6 Desa yakni
Desa Lais Utara 4 calon kepala desa, Tanjung Agung Timur 2 calon Kepala desa, Tanjung Agung Barat 4 calon Kepala desa, Tanjung Agung Utara 5 calon Kepala desa,Teluk Kijing II 3 Calon Kepala Desa, Teluk Kijing III 5 Calon Kepala Desa.

” mudah-mudahan pelaksanaan pilkades yang akan digelar pada hari senin, berjalan aman lancar dan damai, kami imbau kepada masyarakat yang melakukan pemilihan kepala desa agar supaya menjalankan hak suaranya untuk memilih calon kepala desa, Ciptakan pilkades di Kecamatan Lais Aman dan Damai. Kami Hmbau juga agar pada pelaksanaan pemilihan, masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan”imbuhnya.

Sebelumnya, polres Musi Banyuasin menurunkan 310 personil untuk mengamankan pemilihan kepala desa (Pilkades) yang berlangsung pada 22 November mendatang. Para personil tersebut nantinya disebar ke 74 desa yang mengadakan pesta demokrasi.

“Kita menyiagakan 310 personil, para personil ini tersebar di sejumlah tempat, seperti di TPS, Standby di pos utama, Dalmas kita siagakan untuk antisipasi kerusuhan, kita juga dibantu Brimob serta TNI,” ujar Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy, melalui Kabag Ops Kompol Rivow Lapu, Jumat (19/11).

Dikatakan Rivow, dalam Pilkades tersebut terdapat 280 TPS, dimana setiap TPS akan ditempatkan personil, baik untuk pengawasan maupun pengamanan. “Berdasarkan hasil intelijen kepolisian yang ditugaskan mendata dan mencari informasi tentang desa yang rawan sudah didapatkan, namun tidak menutup kemungkinan desa yang dianggap tenang bisa juga akan timbul kerusuhan,” jelas dia.

Tanggal Update on 21 November 2021 by admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here