Sumselnews.co.id – Ogan Ilir | Penyelenggaraan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di Kabupaten Ogan Ilir terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal, Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir melalui Bidang Kesehatan Masyarakat, Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi menggelar Pertemuan Koordinasi Lintas Sektor Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah pada Senin, 29 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Ogan Ilir tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, drg. Suryadi Muchzal, M.Kes, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Ilir, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Ogan Ilir, Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan se-Kabupaten Ogan Ilir, Kepala UPT Puskesmas dari 16 kecamatan, serta lintas program di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir.
Pertemuan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarinstansi guna mendukung keberhasilan pelaksanaan CKG Sekolah yang menjadi salah satu upaya peningkatan derajat kesehatan peserta didik sejak usia sekolah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, drg. Suryadi Muchzal, M.Kes, dalam arahannya menegaskan bahwa keberhasilan program Cek Kesehatan Gratis di sekolah tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif dari sektor pendidikan, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.
Melalui koordinasi lintas sektor ini diharapkan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai mekanisme pelaksanaan CKG Sekolah, sehingga setiap tahapan kegiatan dapat berjalan efektif, terintegrasi, dan tepat sasaran di seluruh wilayah Kabupaten Ogan Ilir.
Selain meningkatkan koordinasi, pertemuan tersebut juga bertujuan membangun komitmen bersama dalam pembagian peran dan tanggung jawab masing-masing instansi. Dengan adanya pembagian tugas yang jelas, pelaksanaan CKG Sekolah diharapkan dapat berlangsung lebih optimal, mulai dari proses pendataan, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan, pelaporan hasil pemeriksaan, hingga tindak lanjut terhadap peserta didik yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendeteksi secara dini berbagai permasalahan kesehatan pada anak usia sekolah, seperti status gizi, kesehatan mata, kesehatan gigi dan mulut, kesehatan pendengaran, serta kondisi kesehatan lainnya yang berpotensi memengaruhi proses belajar siswa.
Melalui kegiatan koordinasi ini, seluruh peserta juga menyampaikan berbagai masukan, strategi, serta langkah-langkah teknis guna mendukung kelancaran pelaksanaan program di lapangan. Sinergi antara Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, pihak sekolah, puskesmas, serta unsur pemerintah daerah diharapkan mampu menciptakan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas dan menjangkau seluruh peserta didik di Kabupaten Ogan Ilir.
Dengan terselenggaranya pertemuan koordinasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menegaskan komitmennya dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas melalui pelayanan kesehatan yang merata serta berkesinambungan di lingkungan sekolah.(12)






