Sumselnews.co.id|Muba- Paska kejadiaan lokasi kebakaran Ilegal Refinery atau tempat masakan minyak Ilegal di kelurana keluang Kecamatan Keluang Satreskrim Polres Muba berhasil menangkap pemilik lokasi tersebut.
Dimana lokasi masakan minyak ilegal atau Refinery yang terbakar tersebut berada di kebun Kelapa Sawit kelurahan Keluang, Simpang A 7 Keluang, Sabtu 13 Januari 2024. Sekitar pukul 12.00 WIB.
Kapolres Musi Banyuasin AKBP Imam Syafii, SIK MSi melalui Kasatreskrim Polres Muba AKP Bondan Try Hoetomo SIk saat menggelar press rilis dihalaman Mapolres Muba minggu (14/1) menyebutkan bahwa lokasi Ilegal Refinery yang terbakar tersebut milik Hidayat.
“Hidayat ini merupakan pemilik masakan minyak ilegal merupakan warga Desa Teluk Kijing I, Kecamatan Lais, Kabupaten Muba berhasil ditangkap kemarin sekitar pukul 17:00 wib,”ungkap Bondan
Dikatanya, sendiri berhasil ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian.
Lebih lanjut, bondan menerangkan Penyebab kebakaran yakni dari mesin penyedot yang mengeluarkan api, pada saat memindahkan hasil penyulingan dari drum ke penampungan Tedmon.
hal tersebut membuat apo menyambar serta membakar tempat penampungan hasil minyak olahan dan penyulingan minyak ilegal.
“Untuk korban jiwa tidak ada dari kejadian kebakaran tersebut, api pun dapat dipadamkan dengan air yang dicampur deterjen, ” bebernya.
Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Kini tersangka beserta barang bukti berupa 1 buah blower bekas terbakar, 1 buah tungku besi, 35 liter minyak mentah dan barang bukti lainnya sudah diamankan di Mapolres Muba.
“Terhadap tersangka akan kita jerat dengan pasal 53 UU RI No 22 tahun 2001 tentang migas. Sebagaimana telah di ubah dalam pasal 40 angka ke 8 UU RI No 6 tahun 2022 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 2 tahun 2022 tentang cipta kerja menjadi UU jo pasal 188 KUHPIDANA, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun penjara dan denda paling tinggi Rp 50 Miliar, ” terangnya.
Sementara, dari Pengakuan Hidayat, ia baru satu tahun melakukan aktivitas masakan minyak ilegal tersebut.
“Baru satu tahun Pak. Pas kejadian terbakar aku ada di lokasi. Kebakaran dari mesin sedot yang tiba-tiba terbakar. Sedangkan untuk hasil masakan minyak ini, aku biasanya dapat untung bersih Rp 2 juta untuk sekali masak, ” imbuhnya.






