Sumselnews.co.id Muara Enim | Mel’s Production menghadirkan pagelaran musik “Cari Gara Gara” pada 12 Juli 2026 sebagai upaya menyediakan ruang hiburan berkualitas bagi masyarakat Muara Enim dan sekitarnya.
Event ini diharapkan menjadi alternatif bagi pecinta musik lintas genre yang selama ini memiliki keterbatasan pilihan hiburan di daerah.
Director of Festival Gara-Gara Fest 2026 Ayas mengatakan, “Cari Gara Gara” bukan sekadar konser musik, tetapi juga bagian dari komitmen Mel’s Production yang merupakan promotor event dan vendor produksi, dalam membangun ekosistem seni, budaya, dan ekonomi kreatif di Kabupaten Muara Enim.
“Melalui ‘Cari Gara Gara’, kami ingin menghadirkan hiburan yang berkualitas sekaligus membuktikan bahwa masyarakat Muara Enim juga layak menikmati pertunjukan musik dengan standar nasional tanpa harus pergi ke kota lain,” ujar Ayas.
Menurutnya, penyelenggaraan acara melibatkan berbagai elemen lokal, mulai dari pelaku UMKM, pedagang, komunitas, hingga masyarakat sekitar. Keterlibatan tersebut diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian sekaligus membuka ruang kolaborasi bagi para pelaku industri kreatif di daerah.
Ayas menjelaskan, seluruh konsep penyelenggaraan dipersiapkan secara profesional, mulai dari tata panggung, sistem produksi, hingga pemilihan penampil yang memiliki basis penggemar luas. Hal itu menjadi bukti bahwa Muara Enim memiliki kapasitas menjadi tuan rumah pertunjukan musik berskala nasional.
Selain menghadirkan hiburan, “Cari Gara Gara” juga membawa misi mengedukasi masyarakat mengenai budaya menikmati konser musik berbayar sebagai bentuk apresiasi terhadap karya musisi, kru produksi, serta seluruh pihak yang bekerja di balik sebuah pertunjukan.
“Kami berharap masyarakat mulai terbiasa mendukung industri kreatif dengan mengapresiasi karya para pelaku seni. Dengan begitu, ekosistem musik di Muara Enim dapat terus tumbuh dan berkembang,” katanya.
Ia menambahkan, masyarakat kini tidak perlu lagi bepergian ke kota lain untuk menikmati konser musik berkualitas karena Mel’s Production berupaya menghadirkan pengalaman tersebut langsung di Muara Enim.
“Harapannya, Muara Enim tidak hanya menjadi penonton perkembangan industri musik, tetapi juga mampu menjadi daerah yang rutin menyelenggarakan event berkualitas dan menjadi tujuan para penikmat musik,” tambahnya.
Pada penyelenggaraan “Cari Gara Gara” kali ini, sejumlah musisi lokal hingga nasional akan tampil memeriahkan acara. Dari Muara Enim hadir Rukat, band hardcore yang telah lama berkarya di skena musik lokal dan Sumatera Selatan, serta Candei, grup folk tradisi yang mengangkat budaya Besemah dengan kemasan yang dekat dengan generasi muda.
Selain itu, akan tampil Semiotika dari Jambi yang mengusung musik post-rock, Lamaka dari Bandung yang berkolaborasi dengan Barus, vokalis band veteran Balcony, serta The Jansen, band punk rock asal Bogor yang dikenal dengan musik khas era 1980-an. Sementara sebagai penampil utama, Barasuara akan menyuguhkan penampilan dengan karakter musik rock yang megah dan telah memiliki basis penggemar luas di Indonesia.
Ayas menambahkan, “Cari Gara Gara” merupakan rangkaian menuju puncak Gara-Gara Fest 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang dengan konsep yang lebih besar, menghadirkan lebih banyak musisi serta melibatkan lebih banyak komunitas dan pelaku ekonomi kreatif.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Mel’s Production berharap dapat menjadikan Muara Enim sebagai salah satu daerah yang aktif menghadirkan pertunjukan musik berkualitas sekaligus mendorong tumbuhnya industri kreatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Tiket “Cari Gara Gara” masih bisa dibeli secara online lewat tautan berikut: https://www.wootix.id/queue/cari-garagara-road-to-garagara-fest-2026
Selain itu, masyarakat juga bisa membeli tiket langsung di tempat (On The Spot) tanggal 12 Juli 2026 mulai pukul 12.00 WIB, disarankan pembayaran secara cashless (QRIS). (Alhamd)






