Lahat  

KPUD Lahat Diduga Banyak Melakukan Kecurangan Dalam Penerimaan PPS dan PPK

Sumselnews.co.id LAHAT | KPU Kabupaten Lahat sebagai Lembaga Negara Penyelenggara Pemilu diduga melakukan beberapa kecurangan diantaranya dugaan gratifikasi saat penerimaan anggota PPK dan PPS.

Ada beberapa wilayah dikecamatan yang terendus diduga dimintai sejumlah uang agar lolos menjadi anggota PPS dan PPK diantaranya Kecamatan Suka merindu, Pajar bulan, Muara Payang, Jarai, dan Kikim Area.

Beberapa informasi lain menyebutkan, untuk penerimaan PPS juga diduga diminta sejumlah uang agar dapat lolos dalam tahapan tes sebagai anggota PPS diantaranya Kecamatan Kikim Selatan, dan Kecamatan Kikim Timur.

Salah satu narasumber yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, dirinya sempat dijanjikan untuk bisa lolos dalam tahapan tes PPK dan PPS bila memberikan sejumlah uang kepada oknum di KPUD Lahat.

“Saya dijanjikan oleh oknum KPUD Lahat, untuk bisa lolos menjadi PPK harus memberikan dana sebesar 10 juta.” Kata narasumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Hal tersebut akhirnya memicu reaksi dari beberapa Kepala Desa yang menyampaikan rasa kecewanya ke Kantor PPK Kecamatan Kikim Timur. karena banyak warganya yang tidak lolos saat tes menjadi Anggota PPK maupun PPS, dan menganggap ada dugaan kecurangan.

Dirinya juga mengatakan bahwa beberapa anggota PPS yang lulus saat ini ada rangkap jabatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Saya mendapatkan informasi ada 4 orang di kecamatan kikim Selatan yang ASN, lolos menjadi PPK,” Ujar Narasumber yang juga warga Desa Tanjung Aur Kikim Tengah.

Setelah mendapatkan infomasi Awak media langsung mendatangi Kantor KPUD Lahat, untuk melakukan Konfirmasi terkait dugaan peristiwa tersebut, saat berada di lokasi Kantor KPUD, Komisioner KPUD lahat tidak ada di tempat.

Baca Juga  PTBA Salurkan 95 Ekor Sapi Untuk Masyarakat di Hari Raya Idul Adha 1442 H

Selanjutnya awak media mencoba menkonfirmasi via telepon adanya dugaan gratifikasi PPS dan PPK kepada Ketua KPUD Lahat Nana Priana.

Ketika dikonfirmasi Ketua KPUD Lahat Nana Priana menjawab baru mendengar adanya dugaan gratifikasi penerimaan petugas PPS dan PPK.

“Setelah selama dua bulan pengumuman penerimaan petugas PPS baru ini saya mendengar ada gratifikasi, Jika ada indikasi temuan praktek suap menyuap dalam seleksi penerimaan petugas PPS KPUD Lahat kami akan proses.” Sampainya via telpon (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *