Beranda Uncategorized Korupsi Dana JKN, Terdakwa Sholihin Divonis 1,6 Tahun

Korupsi Dana JKN, Terdakwa Sholihin Divonis 1,6 Tahun

58
0

Perkara tindak pidana korupsi yang melibatkan oknum ASN di pemkab Muba terdakwa atas nama sholihin atas perkara korupsi dana JKN memasuki agenda putusan vonis.

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang menjatuhkan hukuman satu tahun enam bulan terhadap terdakwa Sholihin yang merupakan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Muba.

Mejelis hakim yang diketuai oleh Abu Hanifah. SH beranggotakan H Arizon Megajaya. SH dan Junaida. SH, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menurut hukum melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagimana dakwaan subsider.

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa tersebut oleh karena itu selama satu tahun enam bulan,” ujar Majelis Hakim dalam putusannya.

Selain itu, terdakwa juga dijatuhi hukuman denda sebesar Rp 50 juta dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan pidana kurungan selama dua bulan.r

Terdakwa dihukum untuk membayar uang pengganti sebesar Rp238.627.746 dengan ketentuan apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti selama satu bulan setelah putusan ini memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta benda terdakwa dapat disita oleh Jaksa dengan dilelang untuk mencukupi uang pengganti tersebut dan dalam hal terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka diganti dengan pidana penjara selama enam bulan.

Vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim tersebut, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Muba yakni dua tahun penjara.

Menanggapi putusan Majelis Hakim, Kepala Kejaksaan Negeri Muba, Suyanto SH.,MH melalui Kasi Pidana Khusus Arie Apriansyah SH, menyatakan pihaknya mengambil sikap pikir-pikir terlebih dahulu selama tujuh hari.

“Kita pikir-pikir,” kata Arie singkat didampingi JPU Candra SH dan Zit Muttaqin SH.,MH.

Sebagai informasi, sebelumnya, Satreskrim Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Muba menetapkan Salah Aparatur Sipil Negara (ASN) atas nama sholihin sebagai tersangka karena terindikasi atau diduga melakukan tindak pidana korupsi (Tipikor) jasa pelayanan kesehatan dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari Silpa JKN 2016 dan JKN 2018, saat tersangka menjabat sebagai Kepala Puskesmas Ngulak Kecamatan Sanga Desa.

Kanit Pidkor Sat Reskrim Polres Muba, Ipda Jon Kenedi menerangkan penetapan tersangka solihin terindikasi terjadi penyelewengan pada penggunaan dana kapitasi JKN yang berasal dari silpa JKN 2016 dan dana JKN 2018. Dana itu, dipergunakan untuk jasa pelayanan kesehatan 70% dan belanja operasional 30%.

Menindaklanjuti laporan tersebut, unit tipidkor polres Muba melakukan penyelidikan dan penyidikan. Lalu dilakukan audit dan didapati kerugian negara sebesar Rp 238.627.746.

Selain audit, unit tipidkor juga melakukan pemeriksaan terhadap 107 saksi, mulai dari pegawai Puskesmas dan Pegawai Dinkes Muba, disertai keterangan ahli.

Adapun modus tersangka yakni melakukan pemotongan dana pelayanan kesehatan yang telah diterima Puskesmas Ngulak dari klaim JKN yang telah diuangkan.

“S ini kita tetapkan sebagai tersangka pada 11 November 2019. Pada Januari 2020, kita limpahkan berkas (Tahap I) ke JPU, lalu 8 Juli berkas tersangka dinyatakan lengkap (P-21) oleh JPU Kejari Muba. Nah, hari ini kita lakukan pengiriman tersangka dan barang bukti (tahap II) ke JPU,” jelas dia.

Tanggal Update on 28 Januari 2021 by admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here