MUBA  

Kerusakan Jalan Ruas Betung Sekayu Mangujaya, Ini Kata Anggota DPRD Muba.

Adanya keluhan serta pengaduan masyarakat terkait banyaknya titik kerusakan jalan nasional yang berada di ruas Betung Sekayu Mangunjaya kepada wakil rakyat yang duduk di DPRD kabupaten Muba, langsung di respon oleh salah satu anggota DPRD Muba Dari Komisi III.

Damsi, salah satu aggotan DPRD Muba yang sering menerima pengaduan dari masyarakat terkait kerusakan Jalan Beetung Sekayu Mangunjaya langsung merespon pengaduan masyarakat tersebut.

“Baik secara lisan maupun akun media sosial, saya sering mendapat keluhan terkait keberadaan banyaknya kerusakan jalan di jalur lintas tengah Betung Sekayu Mangunjaya.Keluhan masyarakat sudah saya teruskan langsung ke pihak balai besar,”ungkap Damsi, Sabtu (4/9).

Damsi menyebut, kerusakan Jalan nasional dominan banyak terjadi pada infrastruktur jalan namun ada juga jembatan yang juga mengalami kerusakan bahkan kondisinya sendiri hingga saat ini memprihatinkan.

“Sudah saya sampaikan, bahwa kami meminta agar pihak terkait untuk memperhatikan dalam hal pengawasan terhadap pengerjaan dan Matrial Agregat yang akan digunakan pada saat perbaikan jalan dilakukan. Sehingga perbaikan yang dilakukan tidak mengalami kerusakan lebih cepat

Lanjut Damsi, perbaikan Jalan tambal sulam yang saat ini tengah di lakukan tehnik Pechinganya tidak dikerjalan secara benar sesuai standar perbaikan jalan nasional, seperti saat galian tempat yang rusak tanah busuk yang didasar bawah tidak dibuang dan langsung timbun agregat akhir kondisi Badan jalan walaupun dipasang lapis penutup Aspal Hotmix , namun titik tersebut tetap rusak Kembali untuk itu mohon pengawasnya.

“Kemarin, yang jadi masalah pihak Balai Besar kegiatan penanganan jalan rua Betung Sekayu maupun, sekayu mangun jaya terlihat di lapangan pihak kontraktor kerjanya tidak maksimal dilapangan. Kita tidak mengetahui apakah pengerjaan oleh pihak kontraktor habis Volume pengerjaanya atau Putus Kontrak,”tandasnya.

Baca Juga  Meriah, Ribuan Warga Muba Jalan Sehat dan Senam Bareng Pj Bupati Apriyadi

Sementara, sebelumnya Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex melalui Dinas PUPR Muba telah melayangkan surat ke pihak Kementerian PU melaui BP2JN, dimana pihak DPRD kabupaten Muba sudah melakukan pemantauan terhadap titik-titik kerusakan jalan nasional yang berada di ruas Betung Sekayu Mangunjaya.

Untuk kerusakan pada Ruas Jalan Betung – Sekayu terdapat beberapa titik
kerusakan yakni

a. KM 80+600 (Jembatan Karang Periuk Teluk Kijing III) b. KM 86+600 (Sebelum Tikungan Sp. Tekad Desa Lais) c. KM 88+200 (Sebelum Polsek Lais) d. KM 94+100 (Jembatan dalam Desa Epil setelah Masjid Abdul Kadim) e. KM 94+100 (Jembatan Air Sawah setelah SMPN 2 Lais)
f. KM 99+950 (Jembatan Air Sungai Guci)
g. KM 101+000 (Longsoran Ruang Milik Jalan Desa Bailangu Timur) h. KM 110+600 (Rusak Plat Lantai Jembatan Air Tilan)

3. Untuk kerusakan pada Ruas Jalan Sekayu – Mangunjaya terdapat beberapa titik
kerusakan dengan rincian sebagai berikut :

a. KM 127+350 (Longsor Ruang Milik Jalan sebelum Desa Sukarami)
b. KM 131+270 (Longsor Ruang Milik Jalan di Desa Sukarami)
c. KM 142+300 (Oprit Jembatan Air Paye Lajung Desa Karang Waru)
d. KM 149+290 (Oprit Jembatan Air Durian II Desa Tanjung Durian)

Untuk kerusakan pada 2 (dua) unit jembatan yaitu Jembatan Air Sawah dan
Jembatan Air Tilan diharapkan dilakukan perbaikan secara permanen, karena
kondisi jembatan saat ini dikhawatirkan tidak mampu untuk mendukung traffic
lalu lintas yang cukup padat dengan tonase kendaraan berat. Apabila jembatan
tersebut jebol maka arus lalu lintas akan terputus

Untuk mengantipasi terjadinya longsor pada lokasi lain di sepanjang ruas jalan
Sekayu – Mangun Jaya perlu diupayakan alternatif pemindahan trase jalan baru,
sebagaimana telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang
telah menghibahkan tanah untuk jalan sepanjang 2.015 M, terletak di Desa Bailangu Timur kepada B2PJN Sumatera Selatan Tahun 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *