MUBA  

Kapolres Muba Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat untuk 69 Anggota Polri dan 6 PNS

SEKAYU | Sebanyak 69 anggota Polri dan 6 pegawai negeri sipil (PNS) di Polres Musi Banyuasin (Muba) resmi naik pangkat setingkat lebih tinggi dalam upacara yang berlangsung di halaman apel Mapolres Muba pada Kamis (2/1) pagi. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Muba, AKBP Listiyono Dwi Nugroho, SIK, MH, sebagai bagian dari periode kenaikan pangkat yang berlaku mulai 1 Januari 2025.

Acara ini menjadi momen penting untuk memberikan penghargaan kepada personel Polres Muba yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian terbaik dalam menjalankan tugas mereka. Dalam sambutannya, Kapolres Listiyono menekankan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak, melainkan sebuah penghargaan atas kinerja yang telah ditunjukkan oleh masing-masing personel.

“Seluruh personel diharapkan untuk terus berinovasi dan berprestasi agar layak mendapatkan pangkat yang lebih tinggi,” ungkap Listiyono.

Dari total 69 personel yang naik pangkat, terdiri dari 13 perwira pertama (Pama) dan 56 bintara, serta 6 PNS. Kapolres Listiyono mengucapkan selamat kepada semua yang telah mendapatkan kenaikan pangkat, berharap agar hal ini dapat memotivasi mereka untuk memberikan yang terbaik bagi institusi Polri, khususnya di Polres Muba.

Dalam wawancara setelah upacara, Kapolres Listiyono menambahkan, “Kenaikan pangkat ini adalah bentuk pengakuan atas kerja keras dan dedikasi anggota. Saya berharap mereka tidak hanya merasa bangga, tetapi juga semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.”

Salah satu anggota yang naik pangkat, Bripka Andi, juga memberikan tanggapannya. “Saya sangat bersyukur atas kenaikan pangkat ini. Ini adalah hasil kerja keras dan dukungan dari rekan-rekan. Saya berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik dalam tugas saya,” ujarnya.

Baca Juga  Sinergi Pemkab Muba dan BNN: Perkuat Lingkungan Kerja Bersih Narkoba melalui Program P4GN

Di akhir amanatnya, Listiyono juga menekankan pentingnya meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, mengembangkan daya inovatif, serta mengidentifikasi permasalahan di lapangan untuk meminimalisir konflik sosial dan melakukan pencegahan secara maksimal.