Herman Deru Dorong Alumni Pesantren Aktif Bangun Karakter Generasi Muda

PALEMBANG.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru menghadiri pelantikan pengurus Himpunan Keluarga Pondok Pesantren Walisongo (HKPW) Ngabar Cabang Sumsel masa bakti 2025–2028 di Palembang, kemarin.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru menegaskan pentingnya peran alumni pondok pesantren dalam pembangunan pendidikan agama di daerah. Menurutnya, pendidikan agama tidak hanya mencetak generasi muda yang cerdas, tetapi juga berakhlak mulia.

“Pesantren adalah pilar penting pembangunan karakter. Alumni pesantren harus berkontribusi aktif di tengah masyarakat,” ujar Herman Deru.

Gubernur memastikan Pemprov Sumsel mendukung penuh kegiatan HKPW. Bahkan, ia menegaskan organisasi ini akan segera didaftarkan secara resmi ke Kesbangpol agar bisa menjadi mitra pemerintah dalam berbagai program keagamaan dan sosial.

Herman Deru juga memaparkan perkembangan jumlah pondok pesantren di Sumsel yang kini telah mencapai lebih dari 650 pesantren aktif tersebar di kabupaten/kota. Pertumbuhan ini sejalan dengan visi Sumsel untuk membangun masyarakat religius yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Salah satu capaian yang dibanggakan adalah program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz, yang kini telah melahirkan lebih dari 5.000 rumah tahfidz di seluruh Sumsel. Program ini disebut sebagai contoh nyata keberhasilan sistematis dalam pembangunan pendidikan Al-Qur’an di tingkat lokal.

Selain itu, Deru juga mengingatkan pencapaian Sumsel dalam MTQ Nasional 2022, di mana provinsi ini berhasil masuk 10 besar nasional.

Dengan capaian tersebut, Herman Deru berharap alumni pesantren terus aktif mengambil peran dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.

Baca Juga  Akun FB Diretas, Paidi Porang Berharap Pelaku Ditangkap