Dit Reskrimsus Polda Sumatera Selatan Tertibkan Kilang Minyak Illegal

Sumselnews.co.id|Muba- Tim Dit Reskrimsus Polda Sumatera Selatan didampingi Polres Musi Banyuasin, dan tim Sub DenPOM Persiapan Sekayu, Koramil Babat Toman dan Pemerintah Kecamatan serta Pemerintah Kelurahan, Sabtu (29/7) melaksanakan Penertiban Illegal Refenery atau masakan minyak di Dusun Gombong Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Dit Reskrimsus Polda Sumatera Selatan, dipimpin oleh AKP Dwi Rio Andrian, SIK, mengatakan, pelaksanaan penertiban ini dilakukan tidak lain sesuai dengan arahan Kapolda Sumatera Selatan untuk melakukan penegakan hukum terhadap yang melanggar undang undang.

“Berkaitan dengan itu, penertiban illegal refenery kita menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan penutupan karena ini mudah terbakar karena banyak merugikan. Merusak lingkungan, serta sering kali menimbulkan korban jiwa,” tegasnya.

Dilaksanakanya penertiban Kilang Minyak Illegal itu disebabkan pada Jumat (28/7) sekira pukul 20.30 WIB telah terjadi insiden kebakaran hebat di kilang minyak illegal, mengenai pelaku sudah diketahui identitasnya, dan tengah dilakukan pengejaran oleh Polda Sumsel dan Sat Reskrim Unit Pidsus Polres Muba.

Sementara barang bukti yang diamankan diantaranya, mesin blower 8 unit, mesin genset sebanyak 11 unit, kemudian selang sepanjang 20 meter, lalu 13 tungku masakan di disfungsi kan.

Tempat penyulingan ilegal kembali terbakar di desa Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman, Muba Jumat (28/7) sekitar pukul 19.00 WIB.

Api pun dapat dipadamkan oleh pemadam kebakaran dibantu oleh masyarakat sekitar sekitar pukul 20.15 WIB, dan tidak makan korban jiwa.

Terpisah, Kapolres Muba AKBP Imam Syafi’i SIk melalui Kasatreskrim AKP Morris Widhi Harto SIK, mengatakan pihaknya bersama DitReskrimsus Polda Sumatera Selatan, Subdenpom Muba serta jajaran kecamatan Babat Toman menindak lanjuti adanya kebakaran terhadap tempat penyulingan minyak ilegal.

Baca Juga  Tebar Semangat Literasi Bersama Hj. Patimah Toha dan Rosada Rohman di PAUD Kasih Bunda

“Kami sudah mengindentifikasi pelaku, serta mengejarnya, kita himbau kepada pelaku untuk menyerahkan diri, serta bagi masyarakat yang tahu keberadaan pelaku agar dapat menyerahkan diri, tapi kalau tidak ada kami akan terus mengejarnya, ” ungkap Morris.