Baturaja, Humas Rubaraja – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja terus mematangkan komitmennya dalam memenuhi hak spiritual warga binaan. Langkah nyata ini diwujudkan melalui program pembinaan kerohanian rutin berbasis pesantren yang dilangsungkan di masjid dan ruang pertemuan Rutan Baturaja. pada Kamis (18/6).
Program strategis ini merupakan buah dari sinergi kokoh antara pihak Rutan Baturaja dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Kolaborasi ini sengaja dirancang demi memastikan bahwa bekal keagamaan yang disalurkan kepada warga binaan memiliki kualitas yang bobot, serta disampaikan langsung oleh para penyuluh yang kompeten di bidangnya.
Tim pemateri dari Kemenag OKU mengupas tuntas berbagai hukum fikih yang bersentuhan langsung dengan ibadah praktis sehari-hari. Materi yang diajarkan meliputi tata ber wudhu hingga rukun-rukun shalat yang wajib dipenuhi oleh setiap Muslim.
Melalui pendekatan ala pesantren ini, Rutan Baturaja menegaskan bahwa pembinaan rohani bukan sekadar agenda formalitas di atas kertas. Program ini didesain sebagai wadah transformasi mental dan spiritual yang mendalam.
Harapannya, bekal keagamaan yang kuat ini dapat menjadi kompas bagi para warga binaan untuk memperbaiki diri, mempertebal keimanan, dan siap menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke pangkuan masyarakat kelak.






