Sumselnews.co.id, Muba | Pelaku pembunuhan terhadap Ibu kandungnya sendiri yakni muksin yang merupakan warga asal dusun lima Desa Letang, Kecamatan Babat Supat, Musi Banyuasin, diduga menganut aliran sesat.
Kasus pembunuhan terhadap ibu kandung sendiri yang menggemparkan warga Desa Letang Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin terjadi saat sang ibu sedang tadarusan di Masjid Baiturahman, Selasa (28/03), sekitar pukul 21.00 WIB Muksin menikam ibu kandungnya dengan sebilah golok.
Akibatnya, Korban Siti Fatonah (56) meninggal bersimbah darah di lokasi kejadian dengan luka tusuk di pinggang.
Bukan hanya itu, Muksin juga membacok ayahnya Misbahul Munir (60) coba menyelamatkan ibunya.
Akibatnya, Misbahul menderita luka bacok di bagian leher. Beruntung Misbahul berhasil menyelamatkan diri dari amukan anak kandungnya itu.
Kapolres Muba AKBP Siswandi melalu Kasatreskrim AKP Dwi Rio Adrian mengatakan pelaku datang ke masjid menusuk perut ibunya dari sebelah kanan tembus sebelah kiri.
“Usai membunuh ibu kandungnya serta melukai ayahnya, lalu pelaku pulang dengan tetap memegangi pedangnya,” kata Dwi.
Kemudian warga bersama aparat Polsek Babat Supat segera datang ke lokasi untuk mengamankan pelaku.
Namun pelaku kembali mengamuk dan melukai anggota polisi.
“Pelaku berhasil kita amankan setelah dilakukan tindakan tegas terukur dengan menembak di bagian kakinya, lantaran mengancam warga serta melukai anggota polisi,” ungkap Dwi dalam pres rilis, Rabu (29/03).
Dijelaskan Dwi, dari keterangan beberapa saksi terungkap, amuk pelaku dilatari kekesalan kepada ayahnya yang membakar kitab kepercayaan pelaku.
Pelaku menganggap ayahnya sesat. Begitu pula ketika melihat ibunya membaca Alquran di masjid, pelaku menganggapnya sesat.
“Saat dilakukan penyidikan, pelaku kemudian mengalami sakit karena membenturkan kepala dan badannya di dinding sel. Sempat dilarikan ke rumah dan mengeluarkan busa dari mulutnya. Namun setelah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan, pelaku pembunuh ibu kandungnya ini dinyatakan meninggal dunia,’’ imbuhnya.






