Dugaan Praktek Pungutan Liar (Pungli) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin masih saja terjadi, secara tersembunyi. Adanya hal itu, tim Satgas Saber Pungli Kabupaten Muba saat ini terus mengintai.
Ketua Satgas Saber Pungli Kabupaten Muba, Waka Polres Muba Kompol Irwan Andeta SIK, kepada awak media Jumat (18/6) mengatakan, praktek nakal Pungli secara pantauan masih saja terjadi, baik itu di tengah masyarakat, bahkan di lingkungan pemerintah kabupaten.
“Beberapa waktu lalu, kita sudah menangkap dan mengamankan pelaku Pungli di jalanan. Namun kita berikan pembinaan, agar tidak mengulanginya lagi,” tegasnya
Nah saat ini, Tim Saber tengah mengintai dugaan Pungli di lingkungan Pemerintah.
“Sudah ada terpantau, namun kami ingatkan hendaknya jangan dilakukan, sebelum tim tangkap tangan,” tukasnya.
Apabila masih dilakukan, tentu tindakan tegas bertindak, baik itu yang memberi maupun yang menerima, “Jangan coba – coba melakukan, kalau tidak kami berikan tindakan tegas, kami tidak tebang pilih dalam persoalan ini,” tegasnya
Ia pun menjabarkan, terjadinya Praktik pungli ini, bisa bersumber karena ada tekanan, atau bisa bersumber dari inisiatif yang memberi.
“Dua-duanya kita berantas. Karena sudah ada kata kesepakatan, antara pemberi dan penerima. Atau mereka sudah ada perjanjian jumlah yang akan diberikan. Hal inilah membuat praktek pungli terus berjalan,” tukasnya
Karena itu, sambung Irwan Andeta, tindakan yang dilakukan tentu saja dalam hal memprioritaskan pencegahan. “Pencegahan lebih baik dari penindakan. Karena itu, diharapkan birokrasi disederhanakan, perizinan dipermudah, sehingga Kabupaten Muba jadi bebas dari Pungli, ” imbuhnya






