Beranda Palembang Warga Bingung Validasi NIK, Ini Penjelasan Dukcapil Palembang

Warga Bingung Validasi NIK, Ini Penjelasan Dukcapil Palembang

22
0

Palembang – Program vaksinasi massal Pemerintah untuk Masyarakat belum berjalan maksimal, dikarenakan salah satu syarat untuk melakukan suntik vaksin pada pelayaan kesehatan, warga harus melakukan validasi nomor induk kependudukan (NIK) yang diregistrasi melalui online atau ke kantor catatan sipil setempat.

Warga yang sudah terlanjur antri untuk mendaftar suntik vaksin harus mengurungkan niatnya, pasalnya validasi NIK belum diregistrasi.

Lena (45) warga Kota Palembang merasa kaget ketika ia hendak melakukan vaksin, sementara petugas kesehatan memerintahkannya untuk mendatangi kantor catatan sipil untum validasi NIK.

“Kemarin mau vaksin, tapi suruh kecapil dulu daftarin NIK” Ujarnya, Jumat (8/10)

Hal ini membuatnya bingung, karena setelah melakukan pendaftaran online belum ada pemberitahuan jika NIK tersebut sudah berhasil atau belum diregistrasi.

“Sudah, sudah melakukan pengisian online, tapi keterangannya menunggu tiga hari” kata Lena

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palembang, Dewi Isnaini mengatakan proses Konsolidasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau validasi bisa melalui online dengan alamat website yang sudah diberikan.

“Silahkan buka link yang sudah diberikan,
Namun jika memang belum dapat digunakan setelah registrasi selama tiga hari silahkan datang ke dukcapil” Ujar Dewi Isnaini

Dijelaskannya, dalam proses validasi pada alamat website “bit.ly/KONSOL_PLG” mengisi data nama dan NIK KTP serta NIK KK.

” Jika sudah konsolidasi melalui online namun yang bersangkutan masih tidak bisa melakukan pelayanan kesehatan, maka akan kami cek apakah kemungkinan terdapat NIK yang ganda” jelasnya.

Sementara untuk kepengurusan pelayanan BPJS, Dewi Isnaini menyarankan warga untuk melihat dulu keterangan yang ada dari pihak BPJS

” Apakah memang NIK yang belum teregsitrasi atau memang BPJS nya tidak akftif lagi” tambahnya

Ia menghimbau kepada Masyarakat untuk melakukan isi data melalui online agar tidak memberatkan Masyakat itu sendiri datang langsung ke Kantor Dukcapil.

Tanggal Update on 8 Oktober 2021 by admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here