PALEMBANG | Pemerintah Kota Palembang meluncurkan program digitalisasi pasar tradisional, dengan Pasar Gubah sebagai pilot project. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pedagang tradisional dalam memasarkan produknya secara online dan meningkatkan perekonomian mereka.
Penjabat Wali Kota Palembang, Cheka Virgowansyah, mengatakan bahwa program ini merupakan salah satu strategi untuk memacu roda perekonomian pedagang tradisional. “Kita harus mempunyai mimpi besar dengan memulai secara bertahap, salah satunya terobosan dalam memacu roda perekonomian pedagang tradisional harus mampu merambah pasar digital,” katanya.
Program digitalisasi pasar ini memungkinkan pedagang untuk berjualan secara online melalui aplikasi dan media sosial. Konsumen dapat membeli produk secara online dan melakukan pembayaran melalui sistem pembayaran digital. “Kita harus menjadi pedagang yang hadir di ruang tamu, kamar, maupun dalam mobil. Pasar digital inilah yang bisa menjangkau semuanya,” kata Cheka.
Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Palembang Jaya, Dedi Siswoyo, mengatakan bahwa program ini telah diikuti oleh 20 pedagang di Pasar Gubah. “Kita juga mengandeng startup, jadi mereka belanja tidak dikenakan biaya kirim, karena kita mengandeng beberapa ojek online,” katanya.
Dedi menambahkan bahwa program ini juga akan memberikan pelatihan khusus bagi para pedagang pasar di agar mereka dapat memanfaatkan berbagai aplikasi pemasaran digital. “Materi pokoknya adalah digitalisasi pasar. Ternyata program tersebut selaras dengan Pemkot Palembang, yang akan mulai melatih para pedagang untuk beralih secara perlahan menuju digitalisasi pasar,” katanya.
Program digitalisasi pasar ini akan terus dikembangkan dan diperluas ke pasar-pasar tradisional lainnya di Kota Palembang. “Kita ada 20 pasar tradisional yang besar, untuk berikutnya pasar tradisional yang akan merambah pasar digital dalam waktu dekat, seperti Pasar KM 5, Lemabang, dan Sekanak,” kata Dedi.
Dengan program ini, diharapkan para pedagang tradisional dapat meningkatkan pendapatannya dan meningkatkan perekonomian Kota Palembang. “Kita harapkan program ini dapat membantu para pedagang tradisional untuk meningkatkan pendapatannya dan meningkatkan perekonomian Kota Palembang,” kata Cheka.






