Sumselnews.co.id|Muba- Kabupaten Musi Banyuasin memeriahkan ulang tahunnya yang ke-67 dengan meriah dan penuh apresiasi seni. Untuk memperingati momen bersejarah ini, Dikbud Muba melalui Festival Randik menggelar Anugerah Seniman Muba untuk kedua kalinya secara berturut-turut.

Acara ini bertujuan untuk mengapresiasi tokoh seni di daerah ini, dengan menghargai 17 individu yang berperan dalam seni, salah satunya adalah Novia Wulandari, seorang musisi muda berbakat asal Kabupaten Musi Banyuasin.
Novia Wulandari, seorang penyanyi, pencipta lagu, dan pemain musik berbakat asal Kabupaten Musi Banyuasin menjadi salah satu dari 17 penerima penghargaan pada malam tersebut. Beliau juga dikenal sebagai pesenjang yang populer di Musi Banyuasin dan juga merupakan istri dari Herdoni Syafriansyah, seorang penggiat sastra budaya Muba.
Ibunda dari seorang putri bernama Qiara Zastranda ini dilahirkan di Kecamatan Plakat Tinggi 27 tahun yang lalu. Pada tahun 2018, ia meraih juara 1 dalam kategori Senjang dalam Festival Randik. Di dunia penyanyi, Novia telah meraih banyak penghargaan dari berbagai kompetisi, mulai dari tingkat kontes kecamatan hingga kampus dan Kabupaten.
Pendidikan juga menjadi modal penting dalam perjalanan seninya. Novia adalah salah satu lulusan terbaik dari Program Studi Sendratasik Universitas PGRI Palembang jurusan musik, meraih gelar cumlaude pada tahun 2019.
Kepiawaian Novia dalam menciptakan lagu juga patut diacungi jempol. Ia telah menciptakan tiga lagu, yang dinyanyikan olehnya sendiri. Beberapa karyanya yang dikenal luas adalah “Festival Randik”,
“Kota Wisata Olahraga”, dan yang terbaru, “Indu Rentue”.
Menariknya, kabar baik datang dari Novia, yang berencana merilis lagu baru di akhir tahun ini. Prestasi dan dedikasi Novia Wulandari menjadikannya salah satu aset berharga di dunia seni musik Kabupaten Musi Banyuasin yang patut di apresiasi dan didukung untuk karya-karyanya di masa mendatang.
Saat ini, Novia Wulandari menjalani kesehariannya sebagai tenaga pendidik mata pelajaran SBDP di SD IT An-Nuriyah Sekayu.






