Kasus Fatiyah Viral, Pemprov Sumsel Turun Tangan: Kepala Sekolah SDN 150 Gandus Diperiksa

PALEMBANG.COM — Tidak butuh waktu lama, kasus yang menimpa siswi SD bernama Fatiyah akhirnya viral di media sosial dan menarik perhatian pemerintah setempat. Kini, pihak Kepala Sekolah SDN 150 Sungai Tenang, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, telah diperiksa terkait dugaan insiden yang menimpa siswi tersebut.

Informasi ini pertama kali disampaikan oleh Vira, putri dari majikan Bi Erna — ibu Fatiyah — yang sebelumnya memviralkan permasalahan tersebut melalui akun Instagram pribadinya @virasoniaaaa. Dalam unggahannya, Vira memperlihatkan sejumlah tangkapan layar percakapan dari pihak yang mengaku telah melaporkan kasus ini ke Dinas Pendidikan.

“Untuk sementara kita sudah koordinasi ke Dinas Pendidikan terkait masalah ini agar bisa langsung dikroscek,” tulis pesan yang diterima Vira.

Dalam percakapan lainnya, disebutkan bahwa pihak terkait juga sudah meninjau rumah Kepala Sekolah SDN 150 Gandus untuk memastikan klarifikasi langsung.

“Progresnya malam ini sudah langsung ditinjau ke rumah kepala sekolahnya, Mbak. Sudah diteruskan langsung juga ke Bapak Wali,” demikian isi pesan tersebut.

Tak hanya berhenti di situ, Vira juga membagikan bukti percakapan yang menunjukkan bahwa Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, turut memberikan perhatian terhadap kasus ini.

“Vira izin, sesuai arahan Bapak Gubernur Sumsel yang diteruskan ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel untuk dilanjuti adek Fatiyah,” tulis sumber tersebut dalam pesan yang diterima Vira.

Selain itu, Pj Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, juga dikabarkan telah turun langsung meninjau Fatiyah serta menemui guru yang mengajar di jam terakhir di SDN 150 Gandus.

Guru tersebut menyatakan bahwa selama di kelas, tidak terjadi insiden apa pun terhadap Fatiyah. Ia menegaskan bahwa siswinya dalam kondisi baik saat jam pelajaran berakhir dan bahkan sempat pulang bersama ibunya sebelum kemudian muncul keluhan pada mata.

“Tidak ada kejadian di kelas yang menyebabkan mata Fatiyah merah. Kami sudah sampaikan hal itu kepada ibunya,” ujar sang guru dalam keterangan yang dikutip.

Kasus Fatiyah kini masih dalam pengawasan pihak Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel sesuai arahan Gubernur. Pemerintah memastikan penanganan dilakukan secara transparan agar peristiwa serupa tidak terulang di lingkungan sekolah.