Sumselnews.co.id OKI | Dugaan mark up anggaran Dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) sering kali di salah gunakan sehingga banyak laporan terkait hal tersebut,seperti yang terjadi di SDN 1 Lubuk Seberuk Kecamatan Lempuing Jaya Kabupaten OKI.
Dari data yang telah di dapat di lapangan banyak sekali kejanggalan di temukan.Dana Oprasional Sekolah (BOS) yang seharusnya di pergunakan dengan sebaik mungkin untuk kepentingan sekolah di duga justru disalah gunakan untuk kepentingan pribadi dengan melakukan mark up anggaran.
Menyikapi hal ini Hifzon Munandar ketua Dpc LSM Rakyat Indonesia Berdaya (RIB) angkat bicara,apapun jenis bantuan yang di salah gunakan tidak dapat di benarkan harus segera di usut tuntas.Jum’at (31/1/2025)
Adapun rincian temuan di lapangan yang di duga banyak kejanggalan yang di lakukan SDN 1 Lubuk Seberuk terkait
penggelapan dana yang luar biasa.
“Bet pimpong 1.500.000 , nyatanya meja pimpong tersebut tidak ada
Bola volly 19.000.000, sedangkan harga bola volley 220.000 jika di x kan dengan dana tersebut berarti beli sebanyak 86 buah, sangat tidak masuk akal.
Bola badminton 9.800.000, harga 1 bumbung 100.000,- berarti beli 98 bumbung,
Sedangkan di sekolah lapangan badmington tidak ada, seakan mau buka toko
Bola kaki 16.500.000, harga bola kaki 125.000,- berarti beli 132 buah ,
Kertas hvs 80 gram 4.488.000, harga 1 rim 50.000, berarti 90 rim ada lagi beli hvs 60 gram, semua tidak masuk akal.
“Setelah kami pelajari yg tertera di RKAS honor guru 22.800.000/tahun = 1.900.000/ bln
, yang diterima Guru honorer hanya 900.000
Bahkan ada yang menerima 300.000
ada point obat”an yang menerangkan bahwa belanja minyak gosok senilai 1.000.000 padahal tidak ada dibelikan sama sekali ( laporan fiktif),
beli obat antalgin 864.000, untuk siapa ? , tidak masuk akal kan
Pembelian matras, tidak ada (fiktif)
Honorer yang tidak ada orang nya sejak 3 tahun yang lewat
Atas nama IIN SYAYEKTI
22.800.000 X 3 Tahun = 68.400.000 , orang ini tidak ada di sekolah , siapa yang tanda tangan honornya ???
Masih banyak lagi yg tidak mAsuk akal
Tolong penegak hukum klir kan masalah ini kasian siswa dan guru menderita oleh penyalahgunaan dana BOS ini. (Tim)






