Deru : Pemprov Sumsel Akan Ikuti Imbauan Presiden Jokowi

Palembang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) akan mengikuti imbauan dari Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi).

Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel, H Herman Deru saat diwawancarai di Kantor Pemprov Sumsel, Senin (11/7/2022).

Deru mengatakan, pihaknya akan mengikuti himbauan yang diberikan Presiden RI, Jokowi terkait kembali menggunakan masker baik didalam maupun di luar ruangan.

“Saya mendukung dan mengikuti himbauan ini. Saya minta Warga Sumsel untuk tetap pakai masker juga,” katanya.

Lanjutnya, dengan memakai masker baik di dalam maupun di luar ruangan saat beraktivitas sebenarnya itu hal yang lebih murah dan lebih higienis dilakukan.

Lihat Juga : Beskabean Hadirkan Kopi Popcorn yang Disukai Kaum Milenial
“Tetap pakai masker. Untuk Satgas Covid-19 tetap ada sampai sekarang dan belum dibubarkan, jadi tugasnya tetap memantau Prokes,” ujar Deru.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy mengatakan, diminta kesadaran masing-masing individu untuk menerapkan Prokes dan terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Untuk yang belum vaksin, lakukan vaksinasi lengkap sesuai aturan. Yang belum booster segera booster setelah vaksinasi kedua telah mencapai tiga bulan,” katanya.

Lebih lanjut diungkapkannya, jaga imunitas dengan istirahat yang cukup dan makan makanan yang bergizi. Jika ada gejala-gejala terpapar Covid-19 segera ke layanan kesehatan.

Lihat Juga : Warga Pagar Alam Geger, Ada Beruang Masuk Pemukiman Puluhan Hewan Ternak Raib

“Untuk perkembangan kasus Covid-19 di Sumsel masih stabil. Meskipun begitu harus tetap diwaspadai dengan tetap menerapkan Prokes,” ungkap Lesty.

Lesty menambahkan, berdasarkan, data 10 Juli lalu, penambahan kasus baru Covid-19 hanya ada tiga kasus. Untuk total kasus aktif di Sumsel masih ada 71 kasus.

Baca Juga  Tingkatkan Kapasitas Aparatur, Dinkominfo Muba Gelar Outbound dan Senam Bersama

“Secara total di Sumsel ada 80.624 kasus Covid-19, yang sembuh 77.205 orang, yang meninggal 3.348 orang dan yang masih aktif 71 orang,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *