Beranda Palembang Dampak PPKM Pemkot Palembang Kembali Revisi Capaian PAD

Dampak PPKM Pemkot Palembang Kembali Revisi Capaian PAD

1
0

Kondisi pandemi Covid-19, sangat berdampak pada sektor perekonomian. Dengan adanya dampak tersebut Pemerintah Kota Palembang

harus melakukan penyesuaian anggaran, termasuk merevisi target pendapatan asli daerah (PAD).

Menurut Sekretaris Daerah Kota Palembang Drs Ratu Dewa, target pendapatan dari 11 pajak daerah yang dikelola BPPD masih stagnan sejak beberapa bulan lalu.

“Ini karena kondisi pandemi Covid19 dan diberlakukannya sejumlah pembatasan atau PPKM,”ujar Mantan Kaban BKPSDM ini kepada awak media, Selasa (3/8).

“Karena kondisi saat ini, capaian PAD sama sekali tidak bergerak, masih 32 persen atau di angka Rp 300 miliar,” sambungnya lebih lanjut.

Karena banyak sektor – sektor usaha yang terdampak terang Dewa yang langsung berkaitan dengan sejumlah aturan pembatasan operasional, penerimaannya terpengaruh cukup signifikan. Restoran, hotel, tempat hiburan, maupun mal, termasuk dalam pembatasan yang terdampak langsung PPKM.

“Di bulan Juli Agustus ini harusnya kas daerah itu sudah 50 persen dari target,” kata Dewa.

Minimnya capaian ini ungkap Dewa, menyebabkan pemerintah mesti merevisi target pendapatan hingga beberapa kali. Mulai dari Rp1,5 triliun kemudian Rp1,2 triliun dan saat ini direvisi kembali menjadi Rp 824 miliar.

“Kita meminta BPPD (Badan Pengelola Pajak Daerah) untuk mendatangi penunggak pajak dengan persuasif, door to door. Agar target bisa tercapai,” tandasnya

Tanggal Update on 8 Oktober 2021 by admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here