Pemkot Palembang Intrusikan Petugas Kawal Pengamanan Arus Balik

PALEMBANG | Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, menginstruksikan setiap personel gabungan supaya melangsungkan pengamanan arus balik pemudik Lebran Idul Fitri 1443 Hijriah secara mobile.

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, melalui sistem pengamanan mobile maka risiko terjadinya hambatan selama arus balik tersebut dapat segera diminimalisasi.

“Harus bersiaga terus di lapangan, selain ‘monitoring’ dari CCTV di pos-pos yang sudah disiapkan mesti secara ‘mobile’ juga di cek langsung semua simpul lalu lintas-nya, itu untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi pemudik,” kata dia kepada wartawan, Rabu (4/5).

Menurutnya, pada pelaksananya personel gabungan mesti ada yang bersiaga di beberapa ruas jalan rawan kemacetan seperti halnya kawasan pintu keluar gerbang tol Kramasan akses masuk Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Termasuk, lanjutnya, pada kawasan pintu gerbang pelabuhan kapal, bandara, stasiun kereta api ataupun terminal bus besar.

Sebab pemerintah memperkirakan jumlah pemudik yang keluar dari Palembang pada arus balik ini masih akan tinggi mencapai belasan ribu pemudik meliputi lintas darat, laut/sungai, udara, yang puncaknya berlangsung pada H+4 lebaran atau Sabtu (7/5) hingga H+5 pada Minggu (8/5).

“Tren positif pada arus mudik yang telah berlangsung 28-30 April lalu harus dilanjutkan pada arus balik ini yaitu tetap aman, tertib dan lancar,” imbuhnya, Rabu (4/5).

Sebanyak 983 petugas yang tergabung dalam Operasi Ketupat Musi 2022 yang dikerahkan pemerintah kota dan organisasi perangkat daerah (OPD) setempat untuk menjaga keamanan semua aktivitas masyarakat selama Idul Fitri 1443 Hijriah.

Ratusan petugas gabungan itu masing-masing terdiri dari aparat Polrestabes Palembang, Kodim 0418/Plg, Satpol-PP, Badan SAR Nasional, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pramuka.

Baca Juga  Oknum Annggota DPRD Kota Palembang, Diduga Alihkan Dana Aspirasi

Mereka telah aktif disiagakan menempati sebanyak 18 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu dengan gerai layanan kesehatan vaksinasi COVID-19, sejak 28 April sampai 9 Mei 2022 atau masa libur lebaran usai.

Kepala Satreskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi memastikan setiap personel kepolisian yang ditugaskan di lapangan menerapkan sistem pengamanan arus balik secara mobile, sebab selain menunjang kelancaran lalu lintas juga menjaga pemudik dari potensi tindakan kriminal lainnya.

Petugas tidak menepis jalan yang menjadi perlintasan pemudik baik dari pintu keluar tol Kramasan hingga Alang-alang lebar dan KM 12 yang menjadi perbatasan Palembang menuju Jalan Lintas Timur Sumatera ruas Banyuasin Jambi merupakan kawasan yang dianggap rawan tindak kriminal.

Tindak kriminal tersebut meliputi seperti penjambretan, pecah kaca dan semacam-nya karena terbilang sepi dan juga cenderung minim penerangan lampu jalan.

“Pokoknya patroli terus sebab keamanan dan kelancaran pemudik itu prioritas bagi semua satuan dalam operasi Ketupat Mus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *