Palembang – Kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng (Migor) saat ini dikeluhkan masyarakat Kota Palembang. Seperti saat Anggota DPRD Sumsel Chairul S Matdiah melakukan reses ke daerah pemilihannya kawasan Jakabaring Palembang.
Politisi Demokrat ini menyerap beragam aspirasi dari masyarakat, salah satunya masyarakat mengeluhkan mahalnya harga minyak goreng, yang semula hanya Rp 14 ribu per liter kini menjadi Rp 25 ribu per liter.
Dewi salah satunya yang mengeluhkan mahalnya harga minyak goreng. Ibu rumah tangga ini menyampaikan keluhannya kepada wakil rakyat.
Dia berharap pemerintah dapat mengatasi persoalan kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng.
“Bu Dewi menyampaikan harga minyak makan di pasaran dengan harga Rp 25 ribu yang sebelumnya harga Rp 14 perliter. Masyarakat mengharap pada pemerintah supaya harga minyak goreng dapat diturunkan,” ujar Chairul S Matdiah Selasa (22/3/2022).
Reses ke dapil 1 Kota Palembang ini dilakukannya sebagai tindak lanjut setelah sebelumnya pihaknya melakukan reses ke Dinas Perdagangan, Para Pengusaha dan Distributor Minyak Goreng.
“Hari ini kita tindaklanjuti dengan memantau langsung dan mendengar aspirasi masyarakat di pasar Cengho yang dihadiri ratusan pedagang pasar,” katanya.
Dia mengatakan, seluruh aspirasi ini akan dibahas di DPRD Sumsel dan disampaikan kepada pemerintah Sumsel untuk mendapatkan solusi dari tingginya harga minyak goreng tersebut.(Aar)






