MUBA  

Jembatan Nyaris Ambuk di Jelinteng, Hingga Kini Belum Ada Perbaikan.

Para pengguna jalan yang melintasi jalan lintas tengah harus lebih ekstra hati-hati, pasalanya selaain banyak nya jalan berlubang, ada juga jembatan yang terancam ambruk. Pasalnya jembatan yang tepatnya berada di Desa Lumpatan II Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin tersebut terlihat di bagian bawah jembatan jebol.

Dari pantauan dilapangan, hingga saat ini perbaikan pada jembatan tersebut belum terlihat akan adanya perbaikan oleh pihak terkait dalam hal ini, pihak balai besar Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) yang mempunyai kewenangan tanggung jawab jalan nasional.

Dedi, salah seorang warga Desa Lumpatan mengatakan, kondisi jembatan tersebut sejak bebeapa bulan lalu dalam kondisi memprihatinkan, pasalanya terlihat diatas jembatan tersebut hanya di pasang plat saja.

“Kami sudah melihat langsung pak bagian bawah jembatan itu jebol. Terlihat juga saat kendaraan bertonase besar melintas coran bercampur aspal ambrol. Khawatir ini membahayakan pengguna jalan.,’kata Dedi saat ditemui awak media, rabu (1/9).

Dari itu, Dedi berharap agar pihak terkait secepatnya bisa melakukan perbaikan secara permanen jangan hanya sekedar saja, seperti perbaikan tambal sulam yang baru baru ini dilakukan, Baru satu minggu di tambal, sudah kembali berlubang bahkan lebih dalam dari lubang yang sebelumnya di tambal.

“Apalagi sekarang kondisi cuaca hujan terus, Rambu-Rambu juga minim sekali. Kondisi seperti saat khawatir potensi kecelakaan bisa terjadi,”tandasnya.

Sementara, sebelumnya Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex sudah meninjau langsung banyaknya kerusakan Jalan Lintas Tengah yang masuk di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. Melihat kondisi tersebut Bupati Musi Banyuasin sudah mengirimkan surat kepada kementerian PU PR agar jalan yang ada.

Terpisah, banyaknya kerusakan Jalan nasional khsusnya jalan lintas tengah Betung Sekayu Mangunjaya yang berada di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, dikonfirmasi terkait Bupati Muba Dodi Reza Alex telah melayangkan surat ke pihak kementerian PU PR meminta agar perbaikan jalan tersbut, membenarkan jika surat sudah dikirimkan ke kementrian PUPR melalui B2PJN Sumatera Selatan.

Baca Juga  Tembok Penahan Jalan di Bailangu Nyaris Roboh, Pj Bupati Apriyadi Surati BBWS VIII

“Ya benar, secara resmi, surat sudah kami kirimkan beberapa minggu lalu ke pihak PUPR melalui B2PJN Sumatera Selatan.Namun secara lisan juga kita sudah menghubungi pihal balai besar, “ungkap herman.

Menanggapi terkait adanya jembatan yang berada di desa lumpatan II Kecamatan Sekayudalam kondisi rusak berat yang di khawatirkan membahayakan pengguna jalan saat melintas terlebih pada malam hari ditambah kondisi cuaca curah hujan cukup tinggi.

“Tidak hanya kerusakan jembatan, kita juga sudah menyampaikan beberapa titik keruskan jalan di sepanjang Betung -sekayu- mangunjaya.Namun hingga saat ini belum terlihat adanya perbaikan jembatan di Lumpatan II, kita sudah juga menghubungi pihak balai,”bebernya.

Kepala Dinas PU PR Kabupaten Musi Banyuasin Herman Mayori ST .MT menyebut dalam surat
No. Surat : 900/2091/PU-PR/2021 tertanggal 19 Agustus 2021 Sudah disampaikan ke Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Cq. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (B2PJN) Sumatera Selatan titik kerukan jalan.

Berikut isi surat yang diaampikan ke pihak kementrian melalui B2PJN Sumsel

Sehubungan dengan kerusakan jalan pada Ruas Jalan Nasional Betung – Sekayu – Mangunjaya yang akhir-akhir ini banyak menyebabkan terjadinya kemacetan dan kecelakaan, disampaikan hal sebagai berikut :

1. Pada Tahun Anggaran 2021, Kementerian PU PR melalui B2PJN Sumatera Selatan
telah menganggarkan biaya Pemeliharaan melalui Kegiatan Preservasi Jalan dan
Jembatan Ruas Betung – Batas Kota Sekayu – Mangunjaya sebesar Rp. 33.669.537.000,00 yang dikerjakan oleh penyedia PT. Mega Puspa Raya (MPR), menurut pengamatan kami di lapangan, dana yang dianggarkan tersebut masih
belum maksimal untuk memperbaiki kerusakan ruas jalan secara keseluruhan.

Pengamatan di lapangan, perbaikan tambal sulam terkesan asal jadi dan langsung
kembali rusak. Sudah sering terjadi kecelakaan lalu lintas, dikarenakan perbaikan
tambal sulam tersebut. Diprediksi datangnya musim hujan akan bertambah
parah, apalagi kendaraan tonase berat (lebih dari 50 ton) yang mengangkut alat berat menambah merusak jalan dan jebolnya jembatan. Kami khawatirkan Jalan Lintas Tengah tersebut berpotensi putus total, jika tidak diambil aksi segera.

Baca Juga  Pemkab Muba Gelar Exit Meeting Dengan BPK Perwakilan Sumsel

2. Untuk kerusakan pada Ruas Jalan Betung – Sekayu terdapat beberapa titik
kerusakan (foto terlampir) dengan rincian sebagai berikut :
a. KM 80+600 (Jembatan Karang Periuk Teluk Kijing III)
b. KM 86+600 (Sebelum Tikungan Sp. Tekad Desa Lais)
c. KM 88+200 (Sebelum Polsek Lais)
d. KM 94+100 (Jembatan dalam Desa Epil setelah Masjid Abdul Kadim)
e. KM 94+100 (Jembatan Air Sawah setelah SMPN 2 Lais)
f. KM 99+950 (Jembatan Air Sungai Guci)
g. KM 101+000 (Longsoran Ruang Milik Jalan Desa Bailangu Timur)
h. KM 110+600 (Rusak Plat Lantai Jembatan Air Tilan)

3. Untuk kerusakan pada Ruas Jalan Sekayu – Mangunjaya terdapat beberapa titik
kerusakan dengan rincian sebagai berikut :
a. KM 127+350 (Longsor Ruang Milik Jalan sebelum Desa Sukarami)
b. KM 131+270 (Longsor Ruang Milik Jalan di Desa Sukarami)
c. KM 142+300 (Oprit Jembatan Air Paye Lajung Desa Karang Waru)
d. KM 149+290 (Oprit Jembatan Air Durian II Desa Tanjung Durian)

4. Untuk kerusakan pada 2 (dua) unit jembatan yaitu Jembatan Air Sawah dan
Jembatan Air Tilan diharapkan dilakukan perbaikan secara permanen, karena
kondisi jembatan saat ini dikhawatirkan tidak mampu untuk mendukung traffic
lalu lintas yang cukup padat dengan tonase kendaraan berat. Apabila jembatan
tersebut jebol maka arus lalu lintas akan terputus

5. Untuk mengantipasi terjadinya longsor pada lokasi lain di sepanjang ruas jalan
Sekayu – Mangun Jaya perlu diupayakan alternatif pemindahan trase jalan baru,
sebagaimana telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang
telah menghibahkan tanah untuk jalan sepanjang 2.015 M, terletak di Desa Bailangu Timur kepada B2PJN Sumatera Selatan Tahun 2020.

Mengingat hal di atas, kami mohon kepada Bapak kiranya ruas jalan dimaksud dapat dianggarkan dana yang proporsional sehingga perbaikan atau peningkatan jalan, jembatan dan penanganan badan jalan yang longsor bisa maksimal. Untuk
sementara waktu, kendaraan dengan tonase berat kiranya dibatasi atau dialihkan ke jalur lain, sampai perbaikan jalan dan jembatan selesai.Demikian disampaikan, atas perhatian dan bantuan Bapak diucapkan terima
kasih.

Baca Juga  Pj Bupati Muba H Apriyadi Bakal Terima Penghargaan dari KPP Pratama Sekayu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *