Beranda Lahat Tersandung Kasus Pengancaman, Ilham Maulana Diciduk Polisi

Tersandung Kasus Pengancaman, Ilham Maulana Diciduk Polisi

0

Sumselnews.co.id LAHAT, | Ilham Maulana (48) teroaksa berursan dengan aparat penegak hukum karena ancam keponakan.

Ilham Maulana yang merupakan warga Sekip RT 015 RW 05 Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat diringkus jajaran Polres Lahat Kamis sore (25/02/2021)

Ilham Maulana diamankan berdasarkan Laporan Polisi no :LP / B-53 / II / 2021 / RES LAHAT / POLDA SUMSEL,tertanggal 25 Februari 2021.

Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono,SIK melalui Paur humas Polres Lahat Aiptu Liespono. SH mengatakan, penangkapan terhadap pelaku tersebut atas laporan korban  Ilham Fahmi (22)

“Pelaku berhasil diamankan sekira pukul 16.00 wib di Jalan Residen Amaludin Kel Pasar Lama Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat tepatnya dirumah teman tersangka,”ujar Aiptu Liespono. SH.

Liespono menjelaskan,  kronologi kejadian sekira pukul 10.30 WIB didalam rumah kontrakan orang tua korban.

“Saat Pelaku akan membacok korban dengan menggunakan senjata tajam jenis pedang, spontan korban menangkis menggunakan gitar sehingga gitar tersebut rusak,dan kejadian tersebut disaksikan oleh Idawati (70) nenek Korban,”beber Aiptu Liespono. SH

Berdasarkan keterangan saksi, pelaku merasa tidak senang lalu emosi, karena tidak diperbolehkan oleh orang tua korban tinggal dirumahnya.

Karena sekitar 5 tahun lalu pelaku pernah melakukan cabul terhadap saudara perempuan korban (keponakan pelaku) tetapi saat itu tidak dipolisikan atau dilaporkan.

“Pelaku ini merasa tidak senang dan emosi karena tidak diperbolehkan oleh orang tua korban,”ungkapnya.

Lanjutnya, setelah 5 tahun sembunyi pelaku kembali muncul dan bermakud tinggal di rumah korban namun ditolak sehingga terjadi pengancaman tersebut,

“Tersangka dan barang bukti sebilah pisau diamankan petugas,  atas perbuatannya, tersangka melanggar Pasal 335 KUHPidana dengan ancaman 10 tahun penjara, tutup Aiptu Liespono. SH.(Alpis/Agus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here