Beranda Palembang Target Menang 80 Persen, Ishak Mekki Ingatkan Kader Jangan Mencla Mencle

Target Menang 80 Persen, Ishak Mekki Ingatkan Kader Jangan Mencla Mencle

18
0

PALEMBANG | Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel Ishak Mekki mengingatkan kader untuk tidak mencla mencle alias tidak dapat dipercaya dalam memenangkan pasangan calon kepala daerah yang diusung partai Demokrat.

Dia meminta kader tetap mematuhi instruksi partai untuk memenangkan kandidat yang diusungnya di 7 Pilkada kabupaten di Sumsel.

Demikian ditegaskan Ishak Mekki pada media gathering bersama awak media Sumsel yang dihadiri Tim Satgas Bapilu DPP Partai Demokrat, Selasa (10/11/2020).

Menurut Ishak Mekki, kehadiran Satgas Bapilu DPP Partai Demokrat cukup memberikan spirit bagi kader Demokrat di Sumsel untuk memenangkan pasangan calon kepala daerah yang diusung Demokrat di pilkada serentak di Sumsel.

“Harapan kita pilkada 7 kabupaten ini semua berhasil. Dan kita sudah sampaikan instruksi dari ketua umum tidak ada lagi yang mencla mencle. Kader harus menangkan kandidat yang diusung,” tegas Ishak.

Sejauh ini kata Ishak, kader dan sayap partai sudah bergerak untuk memenangkan calon kepala daerah yang diusungnya.

Pada pilkada tahun ini Demokrat Sumsel memasang target menang 80 persen. Sebagaiman kesuksesan Demokrat pada pilkada 2018 silam yang mencapai 80 persen kemenangan.

Sementara itu, Koordinator Satgas Bapilu DPP Partai Demokrat Imer Darius mengatakan kehadiran tim satgas Bapilu sebagai tanggungjawab partai pada masyarakat untuk mengawal calon yang diinginkan masyarakat untuk memimpin daerah.

“Calon yang diusung partai Demokrat ini adalah calon yang diinginkan masyarakat, karena ini kami dari satgas Bapilu memastikan calon yang diinginkan masyarakat ini menang,” kata Imer.

Imer menambahkan, satgas Bapilu melakukan koordinasi supervisi dan evaluasi. Partai Demokrat sendiri, tentunya memiliki strategi, diantaranya mendukung pasangan calon yang berpotensi menang dan didukung oleh masyarakat.

“Dari tujuh daerah di Sumsel, Demokrat mendukung empat paslon incumbent, dan tiga paslon baru,” ujarnya.

Dia menilai, memang secara nasional tingkat partisipasi diperkirakan mengalami penurunan. Namun, berbeda halnya dengan partisipasi tingkat kabupaten. Menurutnya, untuk tingkat kabupaten jumlah partisipasi itu ditentukan oleh orang yang mengajak. Artinya, semakin banyak yang mengajak maka tingkat partisipasi juga akan meningkat.

Mereka yang memilih pun tentunya sudah memiliki pilihan saat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Karena itu, dia optimis mampu mencapai target tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here