Korban Ledakan Pipa Gas Mengeluh, Selama Dirawat Tak Ada Perhatian dari Pertamina

Sumselnews.co.id OGAN ILIR | Keluarga korban ledakan pipa gas Pertamina Fiel Prabumulih keluhkan pasien yang di rawat tak ada perhatian dari pihak Pertamina Fiel Prabumulih.

Hal tersebut di ungkapkan salah satu keluarga korban yang kini di rujuk ke RSUP Muhammad Hoesin Palembang.

“Selama orang tua kami di rawat di rumah sakit kurang perhatian tim dokter yang menanganinya,”ungkap Nora anak korban kepada portal ini Selasa (08/08/2023).

Pasalnya kata Nora, setelah di rujuk ke RSUP Muhammad Husen Palembang orang tuanya melakukan cek darah, namun hingga hari ini belum ada hasilnya.

“Seandainya tidak terjadi korban pipa bocor tersebut, mungkin orang tua kami masih bisa bekerja mencari nafkah, dengan adanya musibah yang menimpa orang tua kami, sudah sepekan sejak terjadinya peristiwa tersebut, kami sekeluarga terpaksa mengurus orang tua kami mulai di RS Pertamina Prabumulih, sampai di rujuk ke RSUPMH Palembang,”keluhnya.

Bahkan menurut Nora, perhatian dari pihak Pertamina Fiel Prabumulih terhadap kami baik yang dirawat maupun kami yang menunggu mengurus di rumah sakit, tidak ada sama sekali.

“Kalau biaya rumah sakit bisa jadi di tanggung oleh Pertamina, tapi keluarga yang mengurus mestinya di perhatika. Juga, karena kami sudah tidak lagi mencari nafkah,”bebernya.

Nora meminta pihak Pertamina bertanggung jawab atas musibah ini,  baik itu soal perawatan di sakit maupun terhadap kami sekeluarga.

Sementara itu, Erwin PLT Humas Pertamina Prabumulih saat di hubungi mengaku bahwa pihaknya bertanggung jawab atas biaya pengobatan korban ledakan pipa gas tersebut.

“Untuk korban yang masih di rawat di rumah sakit, tetap akan di obati sampai sembuh, mengenai perhatian dokter yang kurang maksimal, nanti saya coba akan koordinasikan dengan pihak dokter Pertamina,”jawabnya.

Baca Juga  Seorang Pria Di Pemulutan, Kedapatan Membawa Senpira

Dan pihaknya meminta maaf atas tragedi bocornya pipa gas yang berdampak terhadap warga Desa Tambang Rambang.

“Untuk seluruh korban yang terdampak dari pipa bocor gas Pertamina, saya atas nama Pertamina mengucapkan permohonan maaf atas kejadian tersebut” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya puluhan warga Desa Tambang Rambang Kecamatan Rambang Kuang Ogan Ilir terdampak akibat ledakan pipa gas yang terjadi Selasa (01/08/2023) lalu.

Bahkan salah satu dari puluhan warga tersebut harus di larikan ke Rumah Sakit Pertamina Prabumuliih yang sekarang dirawat di RSUP MH Palembang.(120Y)