Sumselnews.co.id Lahat | Adanya aksi damai terkait pemilu, serta polemik seragam PPK dan dugaan rekruitmen PPK yang tidak bersih.
Pihak DPRD Lahat mengundang KPU Lahat, Bawaslu Lahat, TNI/Polri, Kesbangpol dan pengurus partai untuk digelar RDP (Rapat Dengar Pendapat). Dimulai Pada jam 11,00 wib.
Namun hingga jam 12.30 Wib, RDP (Rapat dengar pendapat) batal lantaran dari pihak KPU Lahat tidak hadir.
Sehinga pihak DPRD Tunggu kembali Sampai jam 14,30 Wib. Masih juga tidak datang, hingga RDP (rapat dengar pendapat) dibatalkan. Pada hari Senin (15/5/23). Bertempat di ruang rapat DPRD kabupaten lahat.
Sekretaris DPC Demokrat lahat Ganda taruna S.Sos Menuturkan Kekecewaan dari pihak DPRD Lahat terhadap KPUD Lahat yang tidak hadir. Lantaran banyak permasalahan yang akan mereka bahas.
Bukan hanya masalah aksi demo. Namun juga Mengaku Kecewa Begitu pun dari pengurus Parpol yang hadir sejak pagi untuk mendengarkan hasil penyampaian dalam RDP.
“Jelas kami kecewa. Apalagi ini undangan dari DPRD Lahat menuju pemilu yang bersih dan netral. Namun KPU justru tidak datang,” ungkap Sekretaris DPC Demokrat Lahat Ganda Taruna S.Sos.
Pihaknya justru dengan kedatangan KPUD Lahat, maka ada titik terang terkait masalah pemilu. “Kami inginkan pesta demokrasi nanti berjalan baik. Sehingga penyelenggara pemilu harus netral dan berjalan baik,” tegasnya.
Ketua Komisi I Nizaruddin menegaskan bahwa pihaknya menyayangkan ketidakhadiran KPU Lahat. Apalagi masalah yang akan DPRD bahas cukup banyak. Bukan hanya masalah demo dalam RDP ini akan meluas terkait pemilu.
Apakah itu masalah polemik yang ada saat ini, bagaimanan kesiapan dan kendala penyelenggara pemilu di lapangan.
“Yang jelas banyak masalah kita bahas. RDP akan kita jadwalkan ulang. Karana masalah Pemilu sangat penting,” tegasnya.
Ketua DPRD Lahat Fitrizal Homizi MT saat diwawancara iya menuturkan bahwa rapat RDP hari ini dari peserta yang diundang KPUD tidak dapat hadir, dengan alasan ada kegiatan yang lain.
Padahal kita sudah dari jauh jauh hari memberi tau dan mengundang untuk dijadwalkan, dan infonya akan hadir.’ Ternyata tidak hadir, kita susulkan undangan yang ke dua agar KPUD untuk hadir, karna ini sangat Irjen,” jelasnya
” KPUD hari ini memang kita undang untuk orientasi kesiapan penyelengara pemilu 2024 dan ternyata tidak hadir juga,” Ucapnya
Kami sangat sayangkan KPUD sebagai penyelengara, seharusnya inilah momen atau forum untuk mensosialisasikan tahapan tahapan ataupun kegiatan yang sudah dilakukan KPUD untuk masyarakat kabupaten lahat, melalui DPRD yang dipasilitasi oleh komisi 1 Hari ini.
“Kami sangat kecewa dengan KPUD yang tidak dapat hadir memenuhi undangan komisi 1 DPRD Kabupaten Lahat,” tuturnya Fitrizal Homizi MT
Lanjut Fitrizal, Kami akan jadwalkan ulang melalui komisi 1 agar sama sama kita harapkan dapat terlaksana, jangan sampai mangkir lagi.
“Tentunya akan kita jadwalkan waktunya agar jangan sampai terjadi mangkir lagi seperti hari ini,” tutupnya (Agustin)






