OKI  

Warga Tulung Selapan Sempat Memanas, Mediasi Bersama PT. PLN: Janji 2 Bulan Tegangan Listrik Normal!

OKI | Ketegangan sempat mewarnai ruangan aula Kantor Camat Tulung Selapan Kabupaten OKI dalam rangka sosialisasi Ketenagalistrikan dari PT. PLN yang dilaksanakan oleh Unit ULP Kayuagung dan UP3 Ogan Ilir, Selasa (9 Juni 2026).

Sosialisasi ataupun mediasi dihadiri oleh jajaran PT. PLN dari ULP Kayuagung, UP3 Ogan Ilir, Camat Tulung Selapan, Danramil,Kapolsek, Kepala Bank Sumselbabel Tulung Selapan, Seluruh Kepala Desa serta tokoh Masyarakat se-Kecamatan Tulung Selapan.

Diskusi dimulai dari paparan dari pihak PT. PLN, langsung disambut masukan dan usulan dari Kepala Desa, yang diwakili oleh Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Tulung Selapan, H. Yendi Esmedi.

” Saya menyampaikan keluhan Masyarakat disetiap desa, meminta agar tegangan listrik ini kembali normal, baik kondisi siang maupun malam” Ujarnya.

Tidak hanya itu, usulan juga datang dari berbagai lapisan Masyarakat, salah satunya tokoh agama, H. Wail dan tokoh Masyarakat Suhirmin Sadam.

” Kami ini masyarakat tidak mengerti, apakah tambah trafo atau tambah gardu, itu kalian PLN yang mengerti, intinya kami meminta tegangan listrik ini kembali normal dan kami tertib membayar setiap bulan sesuai pemakaian kami” Ujar H Wail yang disambut tepuk tangan warga lainnya.

Ketegangan sempat memuncak, ketika warga tidak puas dengan penjelasan dari pihak PLN yang hadir karena permintaan warga dianggap belum ada solusi yang konkrit, tidak hanya warga yang hadir, namun di laman media sosial tiktok live @anget2taik juga ramai kritik, begitupun juga komentar warga di group-group whatsapp.

” Jadi begini buk, dari semua diskusi kita hari ini, kami menunggu kesimpulannya kapan listrik kami ini kembali normal” Tegas Karyadi warga Desa Tulung Selapan Timur

Mendengar semua Masyarakat sudah mendesak dan situasi sudah terlalu berlarut, pihak PT. PLN yang hadir berbicara lugas.

Baca Juga  DPRD OKI Akan Mengkaji Usulan Raperda Yang Disampaikan Bupati

” Dengan pertimbangan waktu pekerjaan dari pelaksanaan vendor, kami perkirakan selesai dalam 45 hari kerja hingga 100 hari kerja” Ujar Hamdatul Rovikoh Manager PLN UP3 Ogan Ilir yang didampingi Manajer ULP Kayuagung Rubiansyah serta Manager Bagian Jaringan UP3 Ogan Ilir, Mustofa.

Diketahui untuk mengantisipasi drop tegangan listrik diwilayah timur OKI, pihak PT. PLN sudah membangun Gardu AVR (Automatic Voltage Regulator)yang berkapasitas 10 MVa di Desa Siju bahkan sudah diresmikan secara langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru pada bulan Agustus tahun 2025 lalu, namun kenyataannya saat ini warga belum merasakan dampak dari pembangunan gardu tersebut khususnya bagi warga Kecamatan Tulung Selapan.

Sementara itu, Manager Komunikasi PLN UID S2JB, Iwan Arissetyadi mengatakan perbaikan sistem jaringan akan segerah dilakukan dan dengan kehadiran petugas PLN secara langsung ditengah-tengah Masyarakat dapat memberikan penjelasan terhadap kendala yang dihadapi.

” Siap, Mudah-mudahan bisa menjembatani harapan warga Tulung Selapan disana” Ujar Iwan melalui pesan whattshap.