Sumsel  

Dinas Kesehatan Ogan Ilir Dorong Transformasi Digital Lewat Bimtek SIGIZI KESGA

Sumselnews.co.id – Ogan Ilir | Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi terus berupaya meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, khususnya bidan desa, melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pencatatan dan pelaporan aplikasi SIGIZI KESGA, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung PKK Ogan Ilir ini diikuti sebanyak 50 Bidan Desa yang merupakan perwakilan dari 25 Puskesmas di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Bidang Kesehatan masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, Hj. Yanti, SKM, M.Kes, M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya penguatan kapasitas tenaga kesehatan dalam menghadapi transformasi digital pelayanan kesehatan, khususnya dalam pencatatan dan pelaporan kesehatan ibu dan anak.

“Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas data kesehatan yang akurat, cepat, dan valid sehingga pelayanan kepada masyarakat, terutama ibu hamil, ibu bersalin, bayi, dan balita dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Ketua panitia pelaksana yang juga Subkoordinator Kesehatan Keluarga dan Gizi, Rahmaini Jayanti, S.Kep., Ners., mengatakan bahwa bimtek ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan Bidan Desa dalam penginputan, pengelolaan, serta pelaporan data melalui aplikasi SIGIZI KESGA secara tepat dan terintegrasi.

Menurutnya, kemampuan tenaga kesehatan dalam memanfaatkan aplikasi digital sangat diperlukan untuk mendukung sistem informasi kesehatan yang efektif dan efisien.

“Kami berharap melalui kegiatan ini para Bidan Desa semakin memahami teknis penggunaan aplikasi SIGIZI KESGA sehingga pelaporan data kesehatan di setiap wilayah kerja Puskesmas dapat dilakukan secara maksimal,” katanya.

Sementara itu, narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Rini Oktarina, SKM, M.Kes., memberikan materi terkait tata cara penggunaan aplikasi SIGIZI KESGA serta pentingnya validitas data dalam mendukung program kesehatan ibu dan anak.

Peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pemaparan materi hingga sesi praktik penginputan data aplikasi.

Dengan adanya bimtek ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir berharap kualitas pelayanan kesehatan masyarakat terus meningkat melalui sistem pencatatan dan pelaporan yang lebih modern, akurat, dan terintegrasi.

Semangat belajar dan kolaborasi para Bidan Desa diharapkan mampu mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Ogan Ilir.(12)